Connect with us

Berita Terbaru

BPBD Catat 9 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang Terdampak Banjir dan Longsor, Berikut Rinciannya

Published

on

Banjir merendam Kabupaten Pandeglang. (Istimewa)

Pandeglang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, mencatat ada 9 Kecamatan yang terkena dampak bencana banjir dan longsor.

Untuk bencana banjir di Kecamatan Labuan terjadi di dua Desa, yakni Desa Kalanganyar dan Teluk. Di Kecamatan Panimbang, terjadi di Desa Citeureup, banjir di Kecamatan Cigeulis terjadi di Desa Tarumanegara, di Kecamatan Pagelaran terjadi di dua Desa diantaranya Desa Margagiri dan Bulagor.

Banjir di Kecamatan Picung, terjadi di Desa Ciherang. Kecamatan Cisata terjaid di Desa Kubangkondang dan Cibarani, di Kecamatan Patia terjadi di Desa Surianen dan Idaman dan di Kecamatan Carita terjadi di Desa Carita.

Korban banjir yang baru terdata sejauh ini ada sebanyak 659 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di beberapa kecamatan di Pandeglang tersebut.

BACA :  TP PKK Pusat Verifikasi Tes IVA di Puskesmas Cipondoh Tangerang

Sementara bencana longsor terjadi di wilayah Kecamatan Cadasari, tepatnya di Desa Kaduengang. Dan di Kecamatan Mandalawangi bemcana jembatan ambruk.

Kepala Bidang Kesiap Siagaan BPBD Pandeglang, Usep mengungkapkan, data sementara bencana banjir dan longsor terjaid di 9 kecamatan. Namun untuk jumlah korban sejauh ini baru terdata korban banjir, yakni sebanyak 659 KK yang tersebar di sejumlah kecamatan di Pandeglang.

“Data sementara baru segitu jumlah nya. Namun kemungkinan akan bertambah, soalnya tim masih melakukan pendataan di lapangan,” ungkap Usep melalui telepon selulernya, Selasa 1 Maret 2022.

Dikatakannya, pihak BPBD pun sudah menurunkan bantuan perlengkapan penanggulangan banjir. Puluhan personil juga sudah diterjunkan ke lapangan dengan dibantu oleh tim yang lain, seperti Tagana, relawan dan tim lainnya.

BACA :  Ari Habisi Nyawa Tapok karena Sering Diancam Dibunuh

“Proses pendataan dan evakuasi masih berlangsung dilakukan oleh tim. Perlengkapan evakuasi juga sudah diturunkan, mulai dari perahu karet serta alat lainnya,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler