Connect with us

Berita Terbaru

Berpakaian Serba Hitam, Politisi Ternama PKS Nimbrung Bareng di Ritual Sakral Banten Kidul; Pesannya Begitu Mendalam!

Published

on

Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur (kaca mata) saat menghadiri ritual sakral seren taun Kasepuhan Cisitu di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. (Istimewa)

Lebak- Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur menghadiri acara upacara adat Seren taun Kasepuhan Cisitu di Kampung Sukatani, Desa Situmulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Minggu, 14 Agustus 2022.

Salah satu politisi ternama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini hadir dengan mengenakan udeng atau ikat kepala khas dengan pakaian serba hitam.

Kepada BantenHits, Iip menerangkan seren taun kasepuhan Cisitu merupakan salah satu dari beberapa tradisi yang ada di Kabupaten Lebak.

Ya, dalam tradisi yang digelar sejak tanggal 8 sampai 15 Agustus 2022 ini terdapat sebuah ritual sakral yang diselenggarakan pihak kasepuhan sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang melimpah.

BACA :  Dear Warga Lebak, Bikin Surat 'Sakti' untuk Syarat Naik KRL Bisa Datang ke Kantor Desa

“Seren taun (Cisitu-red) ini merupakan salah satu tradisi kasepuhan adat banten kidul yang memaknai syukur atas panen yang diraih masyarakat,”kata Iip melalui pesan WhatsAppnya.

Iip merasa bangga sebagai warga Kabupaten Lebak karena di tanah kelahirannya ini terdapat banyak budaya – budaya luar biasa yang tak kalah tenar.

“Ini adalah bagian daripada keunikan masyarakat Kabupaten Lebak yang harus terus dipelihara. Budaya-budaya luar biasa ini tidak kalah oleh budaya d luar Banten,”ucapnya.

“Mudah-mudahan masyarakat memahami betul makna yang sesungguhnya dari seren taun,”sambung ketua DPD PKS Lebak ini.

Hadir dalam acara Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya beserta jajaran dan tokoh atau ketua adat Yoyo Yohendra.

BACA :  Huntap yang Dibangun untuk Korban Tsunami di Sumberjaya Sumur Menggunakan Rumah Berkonsep Risba

Kabarnya, dalam acara tersebut masyarakat juga menyempatkan untuk mendoakan Olot HM Okri ketua adat Kasepuhan Cisitu terdahulu yang telah meninggal dunia.

Untuk diketahui, di waktu yang sama seren taun juga dilaksanakan oleh empat kasepuhan lainnya yang diketuai Olot Marja, Ibin, Johana dan Kasepuhan Ciater.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler