Connect with us

METROPOLITAN

Di Kemiri UN Digelar Siang Hari

Published

on

Banten Hits.com– Sedikitnya dua sekolah yang berada di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, melaksanakan Ujian Nasional (UN) siang hari. Hal tersebut dipicu karena naskah soal UN terlambat didistribusikan.

“Ada dua titik sekolah yang berada di Kecamatan Kemiri  melaksanakan UN selepas sholat zuhur,” ujar Memed Chumaedi, Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK),saat dihubungi wartawan, Senin (15/04/2013) sore.

Memed mengatakan, salah satu sekolah yang melaksanakan UN tersebut yakni SMK Permata.

“UN di SMK Permata  dimulai lebih dari pukul 12.30 WIB,” kata Memed.

Banten Hits.com– Sedikitnya dua sekolah yang berada di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, melaksanakan Ujian Nasional (UN) siang hari. Hal tersebut dipicu karena naskah soal UN terlambat didistribusikan.

“Ada dua titik sekolah yang berada di Kecamatan Kemiri  melaksanakan UN selepas sholat zuhur,” ujar Memed Chumaedi, Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK),saat dihubungi wartawan, Senin (15/04/2013) sore.

Memed mengatakan, salah satu sekolah yang melaksanakan UN tersebut yakni SMK Permata.

“UN di SMK Permata  dimulai lebih dari pukul 12.30 WIB,” kata Memed.

Memed menambahkan, terlambatnya soal UN menjadi kendala dan berdampak langsung pada mental siswa.

“Dampaknya, siswa sudah tidak percaya diri lagi menghadapi UN,” katanya.

Selain itu, kata Memed, keterlambatan distribusi soal juga bisa berdampak pada sportifitas siswa.

“Ketidakjujuran siswa akan terjadi, sebab mereka posisinya tertekan,” katanya.

Sebelumnya, sekira 800 peserta Ujian Nasional (UN) dari 14 sekolah di Kabupaten Tangerang—yang tidak kebagian soal UN—hari ini terpaksa harus menjalani UN dengan berbagai keterbatasan.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menyatakan, pihaknya menyiapkan tiga opsi untuk mengatasi pelaksanaan UN bagi peserta di 14 sekolah yang tidak kebagian soal UN tersebut.

“Pertama, siswa mengerjakan soal UN yang didapat dari satuan pelaksana lain yang kelebihan soal; kedua, siswa mengerjakan soal UN hasil fotocopy; ketiga, kami memberikan perpanjangan waktu bagi sekolah yang baru hari ini mendapatkan soal,” kata Kepala Bidang Pendidikan SMA dan SMK Undang Wahyudin saat dihubungi Banten Hits.com lewat telefon genggam, Senin (15/04/2013).

Undang menyatakan, untuk hari ini, 14 Sekolah yang tidak kebagian soal UN tersebut dipastikan bisa mengikuti UN. Namun Undang mengatakan, untuk hari selanjutnya, pihaknya terpaksa harus mencarikan solusi lainnya untuk 14 sekolah ini.(Ahmad Ramzy)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × one =

Trending