Connect with us

METROPOLITAN

Buku “Lucunya Sang Walikota” Direncanakan Dicetak Pakai APBD

Published

on

Banten Hits.com– Buku “Lucunya Sang Walikota” yang ditulis komedian Ramon Papana, rencananya akan dicetak sebanyak 1 juta eksemplar dengan menggunakan dana APBD Kota Tangerang.

“Saya dijanjikan menerima honor sebesar Rp 100 juta untuk membuat buku istimewa itu dalam waktu 1 bulan dan juga dijanjikan bagi hasil penjualan buku yang katanya akan dicetak dengan dana APBD sebanyak 1 juta  eksemplar” kata Ramon seperti dituangkan dalam siaran pers yang dikirim ke wartawan.

Banten Hits.com– Buku “Lucunya Sang Walikota” yang ditulis komedian Ramon Papana, rencananya akan dicetak sebanyak 1 juta eksemplar dengan menggunakan dana APBD Kota Tangerang.

“Saya dijanjikan menerima honor sebesar Rp 100 juta untuk membuat buku istimewa itu dalam waktu 1 bulan dan juga dijanjikan bagi hasil penjualan buku yang katanya akan dicetak dengan dana APBD sebanyak 1 juta  eksemplar” kata Ramon seperti dituangkan dalam siaran pers yang dikirim ke wartawan.

Perihal rencana penggunaan uang APBD Kota Tangerang untuk buku pribadi Wahidin Halim itu, Plt Kabag Humas Pemkot Tangerang Amal Herawan tak membantah juga tak membenarkan. Dalam kronologi yang dikirim ke redaksi Banten Hits.com, Amal mengatakan, karena buku tersebut tercetus bulan November 2012, jadi tak mungkin memasukannya ke dalam anggaran APBD.

BACA :  Wujudkan Smart City, Pemkab Badung Belajar ke Kota Tangerang

“Kaitan dengan anggaran, karena rencana buku itu baru tercetus akhir bulan November 2012 maka tidak memungkinkan dimasukkan ke dalam anggaran APBD,” jelas Amal.

Selain karena alasan itu, menurut Amal, isi buku “Lucunya Sang Walikota” itu sangat pribadi. Maka tidak mungkin juga dimasukan ke dalam APBD karena dikhawatirkan akan menyalahi aturan administrasi serta akan menjadi temuan Inspektorat.

Amal Herawan juga membantah jika dirinya merupakan pemilik PT Duta Komunika (bukan PT Duta Komunikasi seperti berita sebelumnya), perusahaan yang disebut oleh Ramon Papana telah melakukan launching buku “Lucunya Sang Walikota”, juga mempromosikan sekaligus menjualnya.

Menurut Amal, sangatlah tidak mungkin jika dirinya yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Pemda Kota Tangerang menjadi pemilik perusahaan itu. (BACA JUGA: Amal Herawan Bantah PT Duta Komunika Miliknya)

“Mana boleh PNS punya PT. Dan PT itu tidak menggarap kegiatan di humas,” jelas Amal.

Dalam siaran pers dari ICC Management disebutkan, meski Kabag Humas Pemda Kota Tangerang Amal Herawan telah melakukan promosi dan penjualan lewat PT Duta Komunika, namun Ramon tetap belum mendapatkan hak dia sebagai penulis buku itu. (BACA JUGA: PT Duta Komunika Milik Kabag Humas Pemkot Tangerang)

BACA :  KPK Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik, Zaki Malah Membolehkan

Pada tanggal 21 November 2012, Humas dan Protokol Kota Tangerang menyelenggarakan acara “Forum Kehumasan Pada Pemerintah Kota Tangerang” di Hotel Pramesthi, Cibogo, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ramon Papana dalam siaran pers yang dikirim ICC Management, acara tersebut digagas oleh Kabag Humas Pemda Kota Tangerang Amal Herawan. Dalam acara itu, Ramon Papana hadir sebagai pembicara.

Acara tersebut, kata Ramon, dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari camat, sekcam, dan kabag di lingkup Pemerintah Daerah Kota Tangerang. (BACA JUGA: Amal Minta Ramon Papana Tandatangan Kwitansi Kosong)

Amal Herawan juga menantang Ramon Papana untuk melaporkan kasus tersebut, jika memang Ramon Papana merasa dibohongi atau tertipu olehnya dalam hal penggarapan buku “Lucunya Sang Walikota”. (BACA JUGA: Amal Tantang Ramon Papana Melapor)

“Pada dasarnya, jika merasa dibohongi atau tertipu, ya dia bisa lapor saja. Selama dia memiliki data dan dokumen akurat tentang hal itu,” tulis Amal lewat WhatsApp kepada Banten Hits.com.

Yang membuat Ramon Papana yakin untuk menyelesaikan buku tersebut, setelah pejabat Pemda Kota Tangerang yang kaya raya itu juga mengatakan bahwa: “ini sebenarnya proyek Wahidin Halim” dalam pengertian bahwa proyek ini akan dibiayai oleh wali kota Tangerang sendiri. (BACA JUGA: “Ini Sebenarnya Proyek Wahidin Halim”)

BACA :  Pelaku Penusukan Tukang Tambal Ban di Tigaraksa Ditangkap Polisi

Dalam siaran pers yang diterima Banten Hits.com, ICC Management selaku manajer Ramon Papana juga menjelaskan, selain tak menerima honor untuk menulis buku, Ramon juga tak mendapatkan keuntungan atas royalti buku tersebut. Padahal, Kabag Humas Pemda Kota Tangerang Amal Herawan pernah menjanjikan akan memberi keuntungan atas royalti buku itu. (BACA JUGA: Komedian Penulis Buku Merasa Tertipu Pejabat Kota Tangerang)

“Saya dijanjikan menerima honor sebesar 100 juta untuk membuat buku istimewa itu dalam waktu 1 bulan dan juga dijanjikan bagi hasil penjualan buku yang katanya akan dicetak dengan dana APBD sebanyak 1 juta  eksemplar” kata Ramon sedih.

Amal Herawan yang menjabat sebagai Kabag Humas Pemda Kota Tangerang tersebut, menurut Ramon juga merupakan pemilik PT Duta Komunikasi , sebuah perusahaan yang melakukan Penjualan dan distribusi buku itu.(Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler