Connect with us

METROPOLITAN

Tolak Tandatangan Rekomendasi UMK, Rano Karno Disebut Abaikan Nasib Buruh

Published

on

Banten Hits – Gubernur Banten Rano Karno disebut telah mengabaikan nasib buruh di Banten karena menolak untuk menandatangani rekomendasi UMK dari kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Sikap Rano inilah yang membuat buruh se-Tangerang menggelar aksi besar-besaran, Selasa (24/11/2015) ini.

“Aksi ini dilakukan mengingat sikap Gubernur Banten Rano Karno yang terkesan abai terhadap nasib buruh. 

Pasalnya, hingga kini orang nomor satu di Banten tersebut, enggan menandatangani rekomendasi UMK tahun 2016 yang telah diajukan oleh enam kepala daerah di Banten,” terang Erwan salah seorang Presidium Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Alltar) saat dihubungi Banten Hits, Selasa (24/11/2015).

Ribuan buruh di Tangerang, Selasa (24/11/2015) kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut pencabutan PP 77 Tahun 2015 tentang pengupahan yang dianggap telah merugikan mereka.

BACA :  Solapari Dorong Pembentukan Perda Perlindungan TKI di Banten

(BACA: Hindari Jalan Raya Serang! Ribuan Buruh Tangerang Unjuk Rasa Lagi)

Aksi unjuk rasa ribuan buruh di Kabupaten Tangerang ini akan melibatkan sejumlah serikat dan organisasi buruh seperti Aliansi Rakyat Tangerang Rakya (Alttar) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bojong DPC Kabupaten Tangerang.

(BACA: Ini Titik Kumpul Ribuan Buruh Tangerang yang Unjuk Rasa)

Ribuan massa buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Bojong DPC Kabupaten Tangerang dari wilayah Timur telah bergerak dari Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menuju titik kumpul selanjutnya di PT Mayora Indonesia, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang untuk langsung berangkat ke Provinsi Banten, Selasa (24/11/2015) pukul 10.00 WIB.

BACA :  Pemuda Asal Lampung Dibekuk Polsek Rangkasbitung saat Jual Emas Hasil Rampasan

(BACA : Massa Buruh KSPSI Wilayah Timur bergerak, Jalan Raya Serang Macet Total)

Wartawan Banten Hits Ahmad Ramdzy melaporkan, iring-iringan massa buruh menutup seluruh bahu jalan dari Bitung arah Cikupa. Praktis, arus lalu lintas di Jalan Raya Serang, Kampung Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang macet total. Kendaraan mengular hingga dua kilometer.(Rus)



Terpopuler