Connect with us

WISATA

DPRD Lebak Minta Penataan Pariwisata Tak Abaikan Kondisi Infrastruktur

Published

on

Banten Hits – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan mulai menata sektor pariwisata pada tahun 2016 mendatang. Penataan pariwisata merupakan upaya Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut.

Penataan pariwisata yang akan dilakukan Pemkab Lebak diharapkan tidak mengabaikan persoalan infrastruktur jalan yang masih harus mendapat perhatian serius, terutama akses menuju lokasi wisata. (BACA: Pemkab Lebak Baru Akan Tata Sektor Pariwisata Tahun Depan).

Anggota Komisi IV DPRD Lebak Pipit Candra kepada Banten Hits mengatakan, geliat pembangunan jalan memang sudah sedikit banyak dirasakan oleh masyarakat. Misalnya, walaupun belum seratus persen bisa dikatakan baik, namun untuk jalan Simpang-Malingping sampai Bayah, geliatnya sudah bisa dirasakan.

“Itu jalan yang dikerjakan oleh Pemerintah Pusat yang pengerjaannya oleh BUMN. Tapi, liat kondisi jalan dari Sampay-Malingping yang menjadi kewenangan Pemkab Lebak sudah rusak kembali dan beberapa ruas jalan lain yang menjadi akses lokasi wisata perlu mendapat perhatian serius,” jelas Pipit.

Ia mengingatkan, bukan hanya sektor pariwisatanya saja yang fokus dikembangkan oleh Pemkab Lebak, namun sarana maupun prasarananya pun tetap menjadi prioritas. Upaya menggenjot PAD dari sektor pariwisata diharapkan ditunjang dengan infrastruktur yang memadai dan nyaman dilalui masyarakat dan pengunjung.

“Multikomplek memang kebutuhannya. Pariwisatanya harus kita tata, tapi kalau kondisi infrastruktr jalannya masih kayak gini kan sama aja bohong. Orang datang dari Jakarta ke Sawarna, lewat Sampay sampai Malingping tapi jalannya rusak. Ada alternatif jalan lewat Saketi, tapi jauh dan memakan waktu lama,” bebernya.

Lebih lanjut politisi Partai Golkar ini menerangkan, ada beberapa poin agar sektor pariwisata bisa berkembang. Selain infrastruktur, hal lain yang diperhatikan adalah soal angkutan dan ketertarikan investor untuk membantu Pemerintah Daerah dalam membiayai dan meningkatkan destinasi wisata.

“Pemkab harus bisa merangkul investor, karena kita sadari keuangan Lebak tidak akan cukup untuk itu. Artinya, semua pihak dari mulai Pemerintah Pusat, Daerah dan investor harus mempunyai geliat yang sama untuk membangun sektor ini. Termasuk saya harapkan, kereta api menuju Bayah pun yang wacananya akan dihidupkan benar-benar bisa direalisasikan,” paparnya.(Nda)

Trending