Connect with us

METROPOLITAN

Teguran Iman ke Satpol PP: Buat Apa Siap Grak Tiap Hari Tapi Kota Acak-acakan

Published

on

Banten Hits – Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi memberikan teguran keras kepada puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Orang nomor satu di Kota Baja ini kecewa dengan kinerja anggota Satpol PP yang dianggapnya tak maksimal menjalankan tugas sebagai penegak Perda.

“Saya sering lihat trotoar, kayak di jalan PCI. Baru saja disemen, langsung ditaruh ban sama velg sama pedagang. Ini kan tidak benar, tidak layak seperti itu,” kata Iman dihadapan anggota Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub), di Aula Setda II Kota Cilegon, Rabu (12/10/2016).

Seharusnya, Satpol PP lebih mengintenskan patroli untuk memeriksa wilayah dan menegur pedagang yang masih saja membandel membuka usahanya di atas trotoar.

BACA :  Gara-gara Sepotong Lidi Berukuran 2,5 CM, Dua Pria Dibekuk Tim Resmob Polres Metro Tangerang Kota

“Jangan diam di tempat saja, enggak benar itu,” ujarnya.

Iman meningatkan agar para personel Satpol PP tidak hanya menjalankan tugas sekedar baris-berbaris, namun diperlukan tindakan tegas saat menegakan Perda.

“Saya tidak perlu diberikan penghormatan ketika saya lewat yang penting kota jadi lebih indah dan rapih. Buat apa siap grak setiap hari, tapi kota acak-acakan,” ketus Iman.

Menurutnya, penataan kota menjadi sangat penting dikarenakan kota menjadi objek yang pertama kali dilihat oleh masyarakat secara langsung.

“Gimana mau nguru persoalan besar seperti pembangunan pelabuhan kalau hal kayak gitu harus wali kota yang turun tangan. Kenapa di daerah lain bisa rapih dan indah?. Kenapa di Cilegon tidak bisa? Saya kira, Satpol PP di Cilegon dan daerah lain sama, pakai baju coklat, makannya juga sama nasi, bukan besi,” paparnya.

BACA :  Jembatan yang Diresmikan Puan Maharani di Lebak Terancam Amblas

Lebih lanjut Iman mengungkapkan, Pemkot Cilegon tengah gencar menata dan menpercantik wajah kota. Salah satunya, dengan cara membangun taman dan trotoar.

“Setelah kita evaluasi, ternyata harus ada tindakan dan kinerja nyata. Apa artinya membangun kalau tidak ada penertiban yang baik,” pesan Iman mengingatkan.(Nda)



Terpopuler