Connect with us

METROPOLITAN

Ratusan Kepiting Akan Diselundupkan ke Cina Lewat Bandara Soetta

Published

on

Tangerang – Sebanyak 402 ekor kepiting yang akan diekspor ke Ghuangzhou, Cina, digagalkan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Jakarta I, di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (2/2/2017).

“Karena belum memenuhi standar, sebanyak 3 koli dengan total 402 ekor kepiting dilakukan penahanan oleh petugas kami,” kata  Kepala BBKIPM Jakarta I , Sitti Chadidjah, Jum’at (3/2/2017).

“Informasi dari data pengiriman menunjukkan pemilik adalah CV AL, dengan tujuan pengiriman Ghuangzhou,” ungkapnya.

Sitti menjelaskan, pencegahan ekspor kepiting yang belum layak tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang Larangan Penangkapan atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) dari wilayah NKRI.

BACA :  Ini Jumlah Anak yang Bekerja di Pabrik Petasan Kosambi

“Kepiting berukuran di bawah standar tidak boleh dilalulintaskan sebelum mencapai ukuran yang ditetapkan untuk menjaga kelestarian kepiting tersebut,” jelas Sitti

Saat ini, seluruh kepiting milik CV AL telah dilepas ke habitat aslinya, yakni di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta.

“Kita lepas liarkan kembali ke habitat alamnya, kawasan Arboretum hutan Mangrove Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta dengan melibatkan masyarakat dan instansi terkait,” ujarnya.

Menurut Sitti, pelepasliaran dilakukan dengan pemilihan tempat yang paling cocok dengan asal-usul kepiting tersebut.

“Tempat dan pelepasliaran kepiting tersebut ditentukan untuk memperkecil jumlah kematian yang mungkin terjadi saat kepiting dikembalikan ke habitat aslinya den” katanya.(Zie)

BACA :  CCTV Rekam Terduga Penyerang Siswa Asal Bogor di Kota Serang



Terpopuler