Connect with us

METROPOLITAN

Akibat Belasan Tiang Listrik Roboh, Ratusan KK di Lebak Hidup Dalam Kegelapan

Published

on

Lebak – Sebelas tiang listrik kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak rohoh dan menimpa rumah warga, Minggu (5/3/) lalu akibat diterjang guyuran hujan dan angin kencang.

 

Tiga hari pasca robohnya tiang listrik tersebut ratusan Kepala Keluarga (KK) di sejumlah desa di kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak masih hidup dalam kegelapan. Warga pun terpaksa, harus menggunakan lampu tempel dan lilin untuk penerangan sementara.

“Iya, sudah tiga hari mati lampu, karena tiang listriknya banyak yang roboh,” kata seorang warga desa Darmasari, Dekih kepada awak media, Selasa (07/3/2017).

Warga mendesak, agar pihak PLN segera mengatasi masalah tersebut agar aliran listrik bisa kembali hidup. Karena, matinya aliran listrik sangat mengganggu aktivitas warga dan merugikan pelaku usaha.

BACA :  Derita Murid SDN Sadah Serang, Belajar dengan Kondisi Ruang Kelas seperti Ini

“Kami harap, pihak PLN bisa segera mengatasi keadaan ini. Karena, kami listrik padam sangat mengganggu aktivitas,” kata Suparman seorang tokoh masyarakat desa Bayah Barat.

Sementara Manajer PLN Rayon Malingping, Freddi mengatakan, PLN saat ini masih berupaya untuk melakukan perbaikan lantaran banyak kendala dilapangan termasuk cuaca yang belum juga mendukung sehingga perbaikan belum maksimal.

BACA JUGA: Ini Penjelasan PLN Rayon Malingping, Soal Robohnya 11 Tiang Listrik

“Kita tidak bisa perkirakan kapan bisa selesai, tapi kita pasti usahakan yang terbaik, saat ini banyak jalur kabel yang harus dirubah, jadi ga ditempat semula, semua itu saran dari masyarakat dan kecamatan juga,” kilah Freddi.(Ep)

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler