Connect with us

METROPOLITAN

Protes PHK Sepihak, Ratusan Buruh Blokir Akses ke Kawasan Industri PT KIEC

Published

on

Cilegon – Ratusan buruh dari Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) memblokir akses masuk ke Kawasan Industri PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), Rabu (15/11/2017). Kemacetan panjang pun tak bisa dihindarkan.

Aksi ratusan buruh sebagai bentuk protes Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap puluhan karyawan yang bekerja di PT CASM hanya karena menuntut upah layak. Ratusan buruh juga menggelar aksi unjuk rasa dan berorasi di depan Gedung Teknologi PT Krakatau Steel (KS).

“Ini bentuk solidaritas kami terhadap teman-teman buruh yang jadi korban PHK karena menuntut upah sesuai UMK,” kata Wakil Ketua FSBKS, Muhari.

BACA JUGA: Buruh Krakatau Engginering di-PHK karena Tanya THR, Tulis Surat Terbuka kepada Jokowi di FB

BACA :  Cegah Skimming, Polisi Sisir Mesin ATM di Tangsel

Sempat terjadi saling dorong antara buruh dengan aparat kepolisian saat massa berusaha menerobos barikade polisi untuk masuk ke dalam gedung menemui manajemen perusahaan.

Muhari menyebut, dari 38 buruh yang di-PHK, 27 di antaranya sudah menerima surat resmi pemutusan hubungan kerja dari perusahaan.

“Kami mendesak PT KS mempekerjakan kembali puluhan buruh dan memberikan perlindungan tenaga kerja. Masalah buruh PT CASM tidak bisa lepas dari kebijakan PT KS, maka dari itu PT KS harus bertanggung jawab terkait puluhan buruh yang di-PHK tersebut,” bebernya.

BACA JUGA: Buruh Cilegon Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2018 di Atas 10%

“Sesuai amanat Menteri BUMN, walapun perusahaannya berganti tetap bekerja. Nyatanya, PT CASM mendapatkan pekerjaan di PT KS. Perusahaan juga telah membayar upah pekerja selama lima tahun di bawah UMK. Total kerugian karyawan mencapai Rp2,1 miliar karena upah murah itu,” ungkap Muhari.(Nda)

BACA :  Setelah DPRD, Giliran Bupati Lebak Kunjungi Warga yang Tinggal di Gubuk Reyot



Terpopuler