Al Muktabar Ingin Gen Z di Banten Produktif dan Visioner, Bagaimana Caranya?

Date:

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar ingin Gen Z di Banten produktif dan visioner. ILUSTRASI: Anak bermain gadget. (FOTO: Merdeka.com/ express.co.uk)

Berita Banten – Generasi Z alias Gen Z di Banten diharapkan menjadi generasi yang produktif, visioner, memiliki kemampuan mental, kecerdasan dalam memahami pembelajaran, mengatasi masalah, berkomunikasi, dan beradaptasi dengan lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar membuka acara Festival Kreativitas Gen Z di Plasa Aspirasi KP3B Curug Kota Serang, Sabtu, 4 Mei 2024.

Gen Z adalah sebuah istilah yang merujuk pada generasi yang sehari-hari disebut Generasi Zoomer. Adapun klasifikasi rentang tahun kelahiran Gen Z yang digunakan di Indonesia berawal dari tahun 1997 hingga 2012. Sebagian besar anggota Gen Z adalah anak dari Generasi X atau generasi Baby Boomer yang lebih muda.

Festival Kreativitas Gen Z ini digagas Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten bersama Forum Anak Banten (FAB).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta dari SMA/SMK/SKh Negeri dan swasta se Provinsi Banten ini mengusung tema generasi cakap digital menuju masa depan yang cerdas (era society 5.0).

Menciptakan Ruang Kreativitas

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar berfoto bersama peserta Festival Kreativitas Gen Z di Plasa Aspirasi KP3B Curug Kota Serang, Sabtu, 4 Mei 2024. (FOTO: Dok. Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Pemprov Banten/ bantenprov.go.id)

Pada kesempatan ini Al Muktabar mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten terus mendayagunakan dan mengembangkan kapasitas dan kreatifitas kalangan generasi Z di Provinsi Banten khususnya terhadap teknologi.

Menurut Al Muktabar, banyak sisi positif yang dapat dilakukan terhadap perkembangan teknologi di era Society 5.0 (Era kemanusiaan menggunakan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern) saat ini, dimana festival, lomba, hingga forum-forum anak yang ada di Provinsi Banten dapat menjadi ruang kreativitas yang mewadahi pemikiran-pemikiran positif.

“Sehingga dapat membuat anak-anak menjadi produktif, visioner, memiliki kemampuan mental, kecerdasan dalam memahami pembelajaran, mengatasi masalah, berkomunikasi, dan beradaptasi dengan lingkungan,” kata Al Muktabar melalui laman resmi Pemprov Banten.

“Hal ini dapat mencakup berbagai aspek kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir dalam pemahaman, penalaran, memori, persepsi, dan bahasa,” sambungnya.

Pemprov Banten, lanjut Al Muktabar, terus memberdayakan dan memberikan ruang krestivitas bagi generasi Z dan anak-anak di Provinsi Banten.

“Kita siapkan ruang itu agar anak-anak kita produktif kita kreasikan disini, mudah-mudahan dengan langkah-langkah seperti ini anak-anak kita dapat tumbuh menjadi anak-anak yang kuat, visioner, cerdas, memiliki intelegensi yang harus dilatih dan kedepan dapat menghadapi tantangan global,” ungkapnya.

Selain itu, Al Muktabar juga mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya mengedepankan hak-hak anak selain memberikan wadah kreativitas, Pemprov Banten memberikan langkah-langkah upaya preventif dan upaya kuratif.

Seperti pendidikan formal dan non formal yang baik, sarana dan prasarana pendidikan, akses kesehatan, memberikan informasi yang luas melalui peran TP PKK yang dapat memberikan edukasi terhadap anak mulai dari tingkat rumah tangga.

Upaya kuratif juga diberikan Pemprov Banten dalam memenuhi kebutuhan hak anak, mempertegas bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi sesuai dengan harkat dan martabat serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan hak anak juga sangat dibutuhkan, jadi orang tua harus mentransformasi nilai-nilai baik dan nilai-nilai luhur kepada anak-anak kita. Pemerintah hadir dalam memberikan upaya preventif dan upaya kuratifnya dalam memenuhi hak anak,” tutupnya.

Kompetensi yang Mumpuni

Bunda Forum Anak Banten (FAB) yang juga selaku Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tine Al Muktabar mengatakan TP PKK Bersama Pemprov Banten menggagas Festival Kreativitas ini dalam rangka mempersiapkan Generasi Z (Gen Z) agar memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menghadapi era society 5.0.

Dikatakan Tine, manusia pada umumnya tidak hanya fokus pada aspek kognitif dan digitalisasi tetapi harus diimbangi dengan aspek humanis, maka dari itu dirinya mengaku mempersiapkan Gen Z dengan mengedepankan aspek motorik dan aspek seni dengan harapan upaya ini dapat menggali potensi yang mumpuni agar terintegrasi dan menjadi keseimbangan dalam kehidupan sosial.

“Mau atau tidak mau kita akan menghadapi era society 5.0 dimana teknologi modern seperti AI, platform digital sudah mulai berkembang dan kapasitas anak-anak harus disiapkan sejak dini,” ucap Tine.

“Tetapi yang harus kita perhatikan ada efek samping digitalisasinya, sehingga harus ada keseimbangan antara motoriknya, antara seninya, dan dengan terintegrasinya kemampuan teknologi, kemampuan kognisi yang ditunjang motorik, maka Gen Z dapat menjadi generasi yang unggul,” pungkasnya.

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related

Mendagri Ungkap Peran Jokowi pada Penunjukkan Al Muktabar Jadi Pj Banten yang Ketiga Kali

Berita Jakarta - Al Muktabar telah dilantik kembali menjadi...

Untuk Pemda yang Masih Pelit sama Informasi, Simak Nih Penjelasan Plh Kapuspen Kemendagri!

Berita Jakarta - Pemerintah Daerah atau Pemda diminta agar...