Connect with us

METROPOLITAN

Pembangunan Gedung DPMPTSP Cilegon Dikawal Tim TP4D

Published

on

Proyek Kantor DPMPTSP Cilegon

Lokasi proyek gedung DPMPTSP Cilegon. Meski kontraktor belum mengantongi SPK, namun proses pekerjaan sudah mulai berjalan. (Foto: Dok. Banten Hits)

Cilegon – Proyek pembangunan gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon rupanya mendapat pengawalan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari.

BACA JUGA: Banyak OPD di Pandeglang Belum Manfaatkan TP4D

“Itu (tim TP4D) sudah lama, dari awal tahun pengawalannya, kan perencanaan mereka juga sudah ada. Banyak (proyek) yang dikawal TP4D, saya juga tidak terlalu ingat. Hanya pada prinsipnya pekerjaan itu dikawal,” kata Ketua TP4D Kejari Cilegon David Nababan saat dikonfirmasi, Kamis (5/7/2018).

BACA :  Rusak Lingkungan, Iti Ogah Beri Rekomendasi Pertambangan Pasir

Namun, pihaknya enggan menanggapi terkait kegaduhan yang terjadi pada proses pelaksanaan proyek senilai hampir Rp15 miliar yang paketnya dimenangkan PT Menara Setia karena menjadi ranah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR).

“Kita belum bersikap apapun, karena itu kan masih di ranah internal PU saja. Kita nggak ngerti juga apa yang diramaikan orang. Saya juga belum terima laporan soal katanya gonjang-ganjing itu, jadi menurut saya sejauh ini baik-baik saja, karena juga belum ada konfirmasi,” pungkas Nababan.

Persoalan pada proyek tersebut mencuat setelah Kepala DPU-TR Nana Sulaksana mengugkapkan, bahwa kontraktor pemenang lelang belum mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK), namun sudah melakukan pekerjaan.

BACA :  63 Bangunan Liar Menuju Pintu Tol Balaraja Dibongkar Petugas

BACA JUGA: DPU Cilegon Sebut Kontraktor Proyek Kantor DPMPTSP Belum Kantongi SPK

Nana juga tidak mengetahui terkait surat pemberitahuan dimulainya pekerjaan. Ia menduga ada orang-orang yang bermain dalam proyek tersebut.

“Selama ini tidak ada koordinasi atau laporan sama saya, (bidang Cipta Karya) jalan sendiri, kayaknya ada yang mendukung itu, nanti juga akan ketahuan lah. Dulu pernah rapat PCM (Pre Construction Meeting ) dengan kita, dari pelaksanannya itu yang hadir manager dan komisaris. Saya tanya mana direkturnya, katanya lagi berobat, ya sudah saya langsung batalkan rapat itu, tidak sah,” beber Nana, Selasa (3/7/2018).(Nda)



Terpopuler