Connect with us

METROPOLITAN

Karyawan PT Cibaliung Sumber Daya Tewas Mengenaskan saat Tengah Bekerja,  Polisi Ungkap Ini

Published

on

Kecelakaan Kerja Pelabuhan PT Indah Kiat Pulp and Paper, Pekerja Bongkar Muat Tewas Tertimpa Alat Berat

Seorang pekerja bongkar muat tewas seketika setelah tertimpa alat berat di Pelabuhan PT Indah Kiat Pulp and Paper, Merak, Banten, Selasa, 27 November 2018. (Istimewa)

Pandeglang – Mamat Rahmati, seorang crew leader development di PT Cibaliung Sumber Daya (CSD),  sebuah perusahaan pertambangan di Kabupaten Pandeglang, tewas dalam kecelakaan kerja, Rabu, 13 Februari 2019.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutianto Amstono membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihak Satreskrim dan Tim Identifikasi Polres Pandeglang sudah menuju ke PT CSD dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ya betul ada kecelakaan kerja di CSD, ini sudah kita tangani. Kasat Reskrim beserta  tim identifikasi penyidik sudah menuju ke sana dan melakukan oleh TKP,” kata Indra kepada BantenHits.com,  Kamis,  14 Februari 2019.

Menurutnya, pria asal Sukabumi itu tewas tersetrum kabel yang terkelupas di PT CSD yang terletak di Kecamatan Cimanggu, Pandeglang. Korban sendiri, merupakan pekerja kontrak.

“Itu di sebabkan oleh adanya aliran listrik dari kabel yang terbuka lalu di pegang oleh korban. Korban kerja di sana sudah dua tahun, tetapi kerja di pertambangan yang lain mah sudah 16 tahun,” jelasnya.

Sementara Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kabel yang terkelupas, hingga merenggut nyawa pria umur 41 tahun itu.

“Penyebab terbukanya masih kita dalami, tapi dari informasi sementara terbukanya kabel tersebut akibat dari ledakan-ledakan dalam pertambangan. Sehinhga membuat kabel terkelupas,” paparnya.

“Saat ini jenazah Mamat sudah dibawa oleh pihak keluarga ke Sukabumi untuk dikuburkan,” tandasnya.

Editor:  Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending