Connect with us

METROPOLITAN

Ngeri! Pelajar SMKN 4 Kota Serang Ini Lolos dari Maut Meski Sudah Dikepung Komplotan Pelajar Bersenjata Tajam

Published

on

Pelajar bersenjata dari SMKN 2 Kota Serang menyerang SMKN 4 Kota Serang. (Istimewa)

Serang – Deni Kurnia, pelajar SMKN 4 Kota Serang, berhasil lolos dari maut. Padahal, Deni yang baru keluar dari sekolah sudah dikepung puluhan pelajar SMKN 2 Kota Serang yang membekali diri dengan berbagai senjata tajam, Rabu siang, 27 Februari 2019.

Aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok pelajar SMKN 2 Kota Serang ini diduga akibat keributan di lapangan futsal saat mengikuti pertandingan futsal yang digelar Kapolres Serang Kota di GOR Maulana Yusuf.

“Saya mau jemput temen. Pas saya keluar di belokan sekolah ada banyak anak sekolah SMKN 2 Kota Serang (menghadang). Waktu itu sudah kalah (Tim futsal SMKN 2 Kota Serang),” kata Deni.

BACA :  Longsor Pandeglang Tutup Akses Kawoyang Menuju Cinoyong Carita

Para penghadang yang sudah mengacungkan senjata tajam, menanyakan asal sekolah kepada Deni. Saat itulah Deni berpura-pura dirinya bukan pelajar SMKN 4 Kota Serang.

Motor Rusak Disabet Celurit

Saat Deni memiliki celah untuk kabur, dia langsung memutar motor dan kabur ke arah sekolah. Saat itulah para pelajar yang menghadangnya ramai-ramai mengejar sambil mengayunkan senjata tajam ke tubuh Deni.

Beruntung, Deni tak mengalami luka sedikit pun. Namun, sepeda motor yang dikemudikannya rusak terkena sabetan celurit.

“Itu motor saya kena celurit (bagian lampu motor-red) pertama saya di tanya (oleh siswa SMKN 2 Kota Serang-red) saya mengelak bukan anak dari sini (SMKN 4 Kota Serang-red) cari aman,” paparnya.

BACA :  Seorang Pria Tewas Terserempat Kereta Api di Cilegon

“Lebih dari 30 motor yang ada di depan sempat menutupi jalan raya, kalau dari sekolah cuma ada saya mengunakan motor satu,” sambungnya.

Sementara itu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Kota Serang Deden Setia menjelaskan saat akan melawan SMKN 2 Kota Serang di pertandingan futsal Millenial Cup pihaknya tidak mengerahkan supporter.

“Takut ada tawuran, karena di permainan SMKN 2 kalah. Pemain kita dapat arahan dari polisi jangan dulu pulang, saya nurut nunggu sampai suporter SMKN 2 itu pulang,” terangnya.

Namun ternyata, peristiwa yang tak diharapkan justru terjadi di SMKN 4 Kota Serang.

“Ada dari sekolah yang nelpon ke kita bahwa sekolah tauran saya lagi amanin siswa ke Bina Bangsa (dekat GOR Maulana Yusuf) itu posisi kita mau pulang ke sekolah,” tegasnya.

BACA :  Tiga Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Pantai Legon Pari Diselamatkan Balawista Lebak

“Mungkin karena saya dan pemain di selamatkan oleh polisi makanya pelampiasannya ke sekolah,” sambungnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana




Photos

  • Videos


  • Terpopuler