Connect with us

Pemilu

Selain Prabowo-Sandi, di Perumahan Peserta Aksi 212 yang Meninggal Dunia Poster Sosok Ini Saingi Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Poster Habib Rizieq Shihab saingi Jokowi-Ma'ruf

Poster Habib Rizieq Shihab saingi Jokowi-Ma’ruf di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Tangerang – Hampir di setiap wilayah poster pasangan Jokowi-Ma’ruf selalu marak mendominasi. Di kubu lawan, Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan selalu menyampaikan, pihaknya tak mamasang banyak poster karena tak memiliki uang untuk melakukan itu.

Namun, di Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, poster Jokowi-Ma’ruf mendapat saingan kuat. Bukan dari capres cawapres rivalnya, melainkan poster Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang menyainginya.

Poster Sang Imam Besar yang tampil dengan balutan serban hijau bersama burung Garuda terpasang sejak pintu gerbang Perumahan Binong Permai. Pada poster terdapat tulisan “Kami Rindu Habieb Rizieq. Kembalikan Imam Besar Kami”.

Perumahan Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, sempat ramai menjadi perbincangan saat Aksi Bela Islam ramai digelar. Salah seorang peserta Aksi Bela Islam 4 November 2016, Ustaz Syahrie yang merupakan warga Perumahan Binong Permai meninggal dunia saat mengikuti aksi.

BACA JUGA: Anak Peserta Aksi Bela Islam yang Meninggal Serukan Kibarkan Jutaan Bendera Tauhid dan Merah Putih di Reuni Akbar 212

Sejak meninggalnya Ustaz Syahrie, perjuangan untuk mengikuti Aksi Bela Islam diteruskan sang anak, Gilang Prabu Junta. Hampir setiap Aksi Bela Islam selalu diikuti Gilang dan warga lainnya.

Perumahan Binong Permai merupakan salah satu basis peserta Bela Islam. Warga di perumahan ini nyaris tak pernah absen mengikuti setiap aksi bela Islam. Dalam cakupan yang lebih luas, Provinsi Banten selalu menjadi penyumbang massa besar dalam setiap aksi Bela Islam.

Kehadiran peserta aksi dari Banten ada yang dikoordinir oleh organisasi Islam, ada juga yang berangkat masing-masing karena panggilan nurani.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending