Connect with us

Advertorial

Lima Tahun Kepemimpinan Arief-Sachrudin Pemkot Tangerang Raih Segudang Prestasi dari WTP hingga Pembangunan 6.248 RTLH

Published

on

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ketika memaparkan hasil capaian kerja selama 5 tahun memimpin. Mulai dari peraihan WTP, penurunan PMKS 2,93 persen hingga pembangunan 6.248 RTLH telah berhasil dilaksanakan. (Istimewa).

Tangerang- Pemerintah Kota Tangerang berhasil meraih segudang prestasi dan mengalami peningkatan signifikan dibawah kepemimpinan Arief R Wismansyah – Sachrudin selama 5 tahun. Mulai dari meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK RI hingga pembangunan 6.248 unit Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH.

Hal itu terkuak saat Wali Kota Tangerang Periode 2013-2018 memaparkan pencapaian kinerja pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2018 dan Penjelasan Wali Kota Tangerang mengenai Empat Raperda Kota Tangerang, Rabu, 13 Maret 2019.

Dalam rapat tersebut Arief juga memaparkan kinerja selama periode tahun 2013-2018 yang terangkum dalam 15 sasaran indikator kinerja mulai dari kemandirian keuangan daerah, peningkatan kinerja birokrasi, kemudahan perijinan, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik berbasis teknologi informasi, layanan transportasi hingga kepariwisataan dan masih banyak lagi.

“Dari segi birokrasi kita dapat WTP dan AKIP. Kemudian lewat Program Tangerang Cerdas indeks pendidikan mencapai 72,87 poin. Kesehatan mencapai 79,12 poin dan untuk pelayanan publik sudah ada 123 layanan perijinan online,”tutur Arief.

Berdasarkan data dilapangan, sambung Arief Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mengalami penurunan sebanyak 2,93 persen. Ini menandakan apa yang dikerjakan pemkot Tangerang selama lima tahun telah berbuah manis untuk masyarakat.

“Artinya apa yang kita lakukan selama lima tahun mulai dari pelayanan jaminan lanjut usia, pelayanan kesejahteraan lewat WKSBM ditingkat RT, RW, hingga Kelurahan berhasil,”jelasnya.

Sedangkan, lebih jauh Arief menjelaskan dari segi infrastruktur, Pemkot Tangerang telah melakukan pengendalian banjir dengan membangun pusat-pusat pengendalian banjir sehingga 31 titik banjir telah teratasi.

“Pengerukan lumpur, pembuatan sumur resapan air, sampai pembuatan biopori juga dilakukan intinya semua ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat,”bebernya.

Bahkan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan Program Bedah Rumah berhasil dibangun 6.248 unit rumah tidak layak huni dan jamban sehat sebanyak 4.033 unit.

“Pencapaian ini pada akhirnya merujuk pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, artinya seluruh program yang kita berikan tertuju untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,”tandasnya. (ADVERTORIAL)

Trending