Connect with us

METROPOLITAN

Bentrok Warga Kebon Jahe dengan Geng Motor Saur On The Road Diduga Direncanakan Via Grup WA

Published

on

Kasat Sabhara Polres Serang Kota AKP Tommy ketika memberikan keterangan pers usai membubarkan muda-mudi yang tengah asik kongkow sebari mabuk. (Nurmansyah/BantenHits).

Serang- Jajaran Kepolisian Serang Kota berhasil membubarkan aksi tawuran antara warga Kebon Jahe dengan kelompok pemotor yang tengah melakukan Saur On The Road. 

Kedua kelompok remaja ini terlibat aksi saling Serang setelah beberapa pemuda Ciawi-Kebon jahe menghadang segerombolan pemuda yang tengah iring-iringan atau konvoi untuk melaksanakan Saur On The Road di Jalan Raya Ciracas, Kota Serang.

Baca Juga: Pemuda Ciawi-Kebon Jahe Serang Terlibat Bentrok dengan ‘Geng’ Motor Saur On The Road

Karena merasa terganggu pemuda Ciawi-Kebon Jahe ini berniat untuk membubarkan aksi konvoi pemuda yang tengah melaksanakan saur on the road tersebut. Namun bukannya bubar kedua terlibat saling serang dengan menggunakan sarung yang dijadikan senjata.

Paska bentrok petugas kepolisian dibawah komando Kasat Sabhara Polres Serang Kota AKP Tommy rutin melaksanaka  patroli dan membubarkan muda-mudi yang tengah asik nongkrong dan berkerumun di pinggir jalan menjelang sahur.

Seperti halnya razia yang dilakukan polisi pada, Rabu, 16 Mei 2019. Petugas membubarkan kawanan pemuda yang tengah asik kongkoe di Jalan Martadilaga, Benggala, Kota Serang sebari menenggak minuman keras.

Dalam razia tersebut, petugas berkesempatan untuk melakukan penggeledahan karena diketahui para muda-mudi ini sudah dalam pengaruh minuman beralkohol.

Termasuk memeriksa gadget milik muda-mudi. Saat dilakukan pemeriksaan petugas menemukan Grup WhatsApp atau WA bernama Pasukan Bedug yang dimana berisi percakapan mengarah kepada dugaan aksi saling Serang antar kelompok.

“Kita juga cek Handphonenya dia sudah komunikasi akan melakukan tindakan-tindakan tidak sewajarnya, tidak terpuji karena ada indikasi dari HP dia akan melakukan tawuran,”kata Kasat Sabhara Polres Serang Kota AKP Tomy ke awak media pada 16 mei 2019 dini hari.

Mengetahui hal tersebut, AKP Tomy langsung mengambil tindakan dengan menempatkan anggota kepolisian di lokasi-lokasi yang akan dilakukanya tawuran.

“karena ada terlihat komunikasi saling serang namun sudah kita antisipasi tempatnya dimana kita sudah tempatkan anggota (polisi) dan kita lakukan tindakan,”ungkapnya.

Pada saat dilakukanya patroli kembali sekitar pukul 02:00 WIB dari pantauan langsung bantenhits dibeberapa wilayah seperti Lontar Baru, Kepandean Kota Serang tidak diketemukan muda-mudi yang akan melakukan tawuran.

Razia cipkon yang dilakukan setiap hari di Kota Serang berdasarkan laporan  dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas muda-mudi tersebut.

“Yaitu ribut antar anak-anak muda, tawuran anak muda, balap liar itu yang sangat meresahkan dengan suara bisingnya dan juga menggangu aktifitas dan itu keluhan-keluhan masyarakat sudah kami terima dan kami lakukan tindakan seperti sekarang untuk menwkan penyakit masyarakat,”jelasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending