Connect with us

METROPOLITAN

Empat Pemuda di Kota Serang Harus Mandi Miras yang Ditenggaknya

Published

on

Pemuda penenggak miras terjaring razia

Empat pemuda penenggak miras di Kota Serang terjaring razia Polres Serang Kota. Empat pemuda ini saling mengguyurkan miras ke tubuh temannya hingga tubuh mereka basah kuyup. (BantenHits.com/Nurmansyah Iman)

Serang – Aksi empat pemuda di Kota Serang ini memang sudah keterlaluan. Saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa, mereka malah nekat pesta miras alias minuman keras.

Saking nekatnya, aksi menenggak miras ramai-ramai ini bahkan dilakukan secara terbuka di Jalan Yusuf Martadilaga, Benggala Kota Serang, Rabu malam, 15 Mei 2019.

Perbuatan tak terpuji para pemuda ini berhasil dipergoki jajaran Polres Serang Kota yang rajin melakukan patroli mencegah penyakit masyarakat. Mereka pun langsung diinterogasi petugas.

“Ada empat remaja sedang minum miras,  kita tanyai di mana belinya dan langsung di datangi diamankan tiga dus miras dari penjual,” kata Kasat Shabara Polres Serang Kota AKP Tommy.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, empat remaja ini diberikan hukuman supaya timbul efek jera.

“Kita minta ke empat remaja ini untuk saling menyiram temannya dengan miras agar mereka jera dan segera pulang ke rumah untuk mandi dan ganti pakaian,” jelasnya.

Alhasil, tubuh para pemuda yang pesta miras pun berubah jadi merah akibat diguyur miras oleh rekannya. Mereka pun kemudian pulang ke rumah dan mengurungkan niatnya untuk melakukan penyerangan ke kelompok remaja lain.

Patroli Rutin selama Ramadan

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi menjelaskan, patroli yang digelar rutin selama Ramadan, bertujuan untuk menjaga kondusivitas di bulan Ramadan, serta menjaga rasa aman kepada masyarakat Kota Serang saat menjalankan ibadah puasa.

Pada patroli kali ini Polres Serang Kota  mempertebal kekuatan Patroli Ramadhan dengan menambah personil Ditsamapta Polda Banten agar dapat memperluas titik patroli pada Rabu 15 mei 2019 malam.

“Dari Ditsamapta Polda Banten ada sekitar 30 personil yang membantu Patroli Ramadan, untuk sasaran masih sama yaitu pemuda yang berkumpul, penyakit masyarakat, kejahatan jalan dan balap liar yang menjadi keresahan masyarakat di bulan suci Ramadan,” kata Firman.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending