Connect with us

METROPOLITAN

Diperiksa Inspektorat, ASN di Banten Keluhkan Sistem Finger Print Ganda

Published

on

Inspektorat ketika melakukan Sidak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak. (Dok.BantenHits).

Serang- Ratusan Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten menjalani pemeriksaan petugas gabungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat dan Satpol PP. Mereka diperiksa lantaran kepergok tak hadir saat apel bersama di hari pertama masuk kerja usai libur lebaran, Senin, 10 Juni 2019.

Pemeriksaan sendiri dilakukan di lantai II Gedung Inspektorat Banten, di KP3B, Curug, Kota Serang, pada Selasa 11 Juni 2019.

Salah satu ASN yang ditemui saat mengantri mengaku jika dirinya mendapat surat panggilan pemeriksaan karena disebut tidak hadir apel.

“Iya, saya dapat surat panggilan karena disebut tidak apel. Padahal saya ikut apel. Bukti foto saya ikut apel juga ada kok,” kata pria berbadan tinggi serta berkacamata yang enggan disebutkan namanya ini.

Menurutnya, adanya sistem Finger Print (sidik jari) ganda yang diberlakukan di kantor Dinas dan di lokasi apel sangatlah tidak bagus.

“Ada finger ganda, dan saya hanya finger di kantor saja tapi di lokasi apel tidak finger. Karena ada delapan mesin finger tapi yang mau finger ribuan, ini malah mempersulit kami,”ungkap laki-laki yang juga merupakan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten.

Hingga berita ini publish BantenHits masih mengupayakan konfirmasi dari Inspektorat dan BKD Provinsi Banten.

 

Editor: Fariz Abdullah

Trending