Connect with us

METROPOLITAN

Pemuda yang Gantung Diri Setelah Pamit Mau Bikin SIM di Polres Pandeglang, Motornya Belum Ditemukan

Published

on

Jenazah pemuda yang gantung diri setelah pamit bikin SIM tidak dilakukan autopsi. Keluarga meminta jenazah untuk langsung dibawa pulang dan dimakamkan. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Eman Sulaeman (22), Kampung Gorobog, Desa Kadubale, Kecamatan Banjar Kabupaten Pandeglang, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di pohon mangga, Senin sore, 8 Juli 2019 jam 17.30 WIB.

Sebelum ditemukan meninggal di Kampung Kadu Lisung, Desa Palurahan, Kecamatan Kadu Hejo, Eman berangkat dari rumahnya sekitar pukul 04.30 WIB untuk membuat SIM di Polres Pandeglang.

BACA JUGA: Pamit Bikin SIM ke Polres Pandeglang, Pemuda Asal Kadubale Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga

Saat berangkat dari rumah, korban diketahui mengendarai Honda Supra Fit miliknya. Namun, saat korban ditemukan tewas menggantung, motor korban belum ditemukan. Sementara barang-barang korban seperti handphone, tas, uang dan yang lainnya dalam keadaan utuh.

“Barang-barang korban masih ada, cuma motornya belum ditemukan. Besok (Selasa, 9 Juli 2019) kita akan coba menanyakan ke masyarakat di sekitar,” kata Kapolsek Banjar, AKP Tatang kepada BantenHits.com di RSUD Berkah Pandeglang.

Keluarga Tolak Autopsi

AKP Tatang menjelaskan, jenazah korban hanya dilakukan pemeriksaan luar. Pasalnya, keluarga menolak autopsi dan akan langsung membawa jenazah ke rumah duka di Kampung Gorobog, Desa Kadu Bale, Kecamatan Banjar.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi, karena sudah menerima, karena di autopsi itu pertama lama, kedua ya sudah menerima. Ya mau langsung dibawa pulang, di semayamkan di rumah duka,” jelas Tatang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending