Connect with us

METROPOLITAN

Pembunuh Satu Keluarga di Waringin Kurung Bertopeng, Luka Korban Selamat Disebut seperti Disembelih

Published

on

Padlun (pojok baju biru) saat di kantor Polsek Waringin Kurung menemani ayahnya Asgari yang sedang memberikan keterangan kejadian ke polisi. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Siti Sadiah (27, sebelumnya hanya ditulis Siti) menjadi satu-satunya korban selamat dari aksi pembantaian di Waringin Kurung yang menewaskan suami dan anaknya. Siti sempat meminta tolong dalam kondisi luka di bagian pipi sebelah kanan, di bawah dagu dan belakang punggung.

Padlun (35) keponakan korban dan anak dari saksi mengaku mengetahui kejadian tersebut sekitar jam 8 pagi setelah ramai akan warga yang melihat kondisi korban.

“Ibunya sih sempat sadar masih minta tolong minta tolong (dalam kondisi luka) robek bagian mulut dan bagian janggut, kayanya mau disembelih tapi melawan,” ujar Padlun kepada awak meida di kantor Polsek Waringin, Kabupaten Serang, Selasa 13 Agustus 2019.

Balita Diduga Tewas Dibanting

Ia mengatakan kondisi korban Siti malam itu sudah dalam keadaan lemas karena mengeluarkan banyak darah. Sementara suaminya Rustiadi tewas dengan luka bacok di kepala.

“Kalau anaknya tidak ada luka mungkin di banting,” katanya.

Padlun mengungkapkan, saatbhendak dibawa ke rumah sakit, Siti sempat menyebut malam itu ada dua orang yang memakai penutup muka.

“Istrinya sempat ngomong pelakunya dua orang pakai topeng. Dibawa ke rumah sakit masih sadar tangannya masih melambai minta tolong,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Trending