Connect with us

METROPOLITAN

PLTU II Labuan Keluarkan Asap dan Bau Menyengat, DLH Pandeglang Turun ke Lokasi

Published

on

Tim DLH Pandeglang saat mengambil sampel asap di PLTU II Labuan (Dok.DLH)

Pandeglang – PLTU II Labuan, Kabupaten Pandeglang, mengeluarkan asap dan bau menyengat beberapa hari lalu. Sumber asap dan bau menyengat itu akibat terbakarnya tumpukan batubara di stockpile.

Pihak PLTU II Labuan menyebut, asap dan bau yang dikeluhkan oleh warga di Kecamatan Labuan itu biasa terjadi saat batubara terbakar. 

Menanggapi keresahan dari masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang menurunkan tim untuk mengecak kondisi udara di wilayah PLTU II Labuan.

Kasi Penanganan Pengaduan Kasus DLH Pandeglang, Bayu Daniswara mengatakan ingin memastikan kualitas asap dan bau yang terpapar sampai permukiman warga itu. Selain mengambil sampel di PLTU II Labuan, tim DLH juga mengambil sampel ke desa penyangga.

BACA :  Dirut Mangkir, Pekerja First Media Caci Maki Utusan

“Ya kita sudah ke lokasi untuk mengambil sampel. Kita juga ambil sampel ke permukiman warga di Cigondang,” kata Bayu saat dihubungi BantenHits.com, Rabu, 4 September 2019.

Sebelumnya, Manager Administrasi IP PLTU II Labuan, Suhada meminta agar warga tidak khawatir terhadap asap dan bau menyengat yang ditimbulkan oleh terbakarnya batubara.

“Tidak perlu khawatir, secara tiga tahun kita mendapatkan proper hijau, artinya kami selaku pengusaha geothermal bertanggungjawab terhadap lingkungan. Bahkan sampai saat ini, udara yang di keluarkan oleh cerobong PLTU masih di bawah ambang batas yang ditetapkan,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler