Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Amazing! Setelah Manggis dan Jengkol Mendunia, Giliran Kulit Tangkil dan Lidi Asal Banten Merambah Rusia

Published

on

Suasana pelepasan komoditas pertanian asli Banten untuk diekspor PT Golden Grand Mills ke Mancanegara. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Ekspor sejumlah komoditas pertanian yang berasal dari Provinsi Banten tahun 2019 kian bertambah.

Setelah sebelumnya mengekspor manggis dan jengkol ke sejumlah negara, kali ini komoditi asli Banten yakni lidi dan kulit tangkil akan diekspor ke negara Rusia.

Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo mengatakan bahwa ekspor lidi dengan volume 500 ton rencananya akan diekspor mulai bulan depan. Sehingga saat ini diketahui bahwa Kementerian Pertanian melalui Balai Karantina Pertanian Cilegon saat sedang melakukan pembinaan dan bimbingan ke para petani.

“Mudah-mudahan bulan depan akan kita launching ekspor perdana lidi 500 ton asal Pandeglang, ini kita dampingi dan kita bina, ini pemetaan yang kita lakukan,” ujarnya, Kamis 10 Oktober 2019.

BACA JUGA: 93,396 Ton Manggis Pandeglang Diekspor ke Tiga Negara

Raden mengungkapakan untuk menghasilkan kualitas komoditas pertanian yang maksimal khususnya ekspor kulit tangkil kepada negara tujuan, pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan bimbingan ke para petani.

“Untuk kulit tangkil kita menghadapi kendala, kemarin penghubung negara tujuan ekspor ini meninggal dunia. Tapi mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan menemukan lagi eksportir yang siap memfasilitasi,” ungkapnya.

Selain kedua komoditas ekspor tersebut, produk pertanian asal Banten sudah terlebih dahulu diekspor ke luar negeri. Beberapa komoditas antara lain jengkol, manggis, dan rumput laut. Daerah penghasil produk pertanian itu adalah Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) melepas sebanyak 93,396 ton buah manggis Pandeglang untuk diekspor ke China, Thailand, dan Hongkong,  Rabu,  23 Januari 2019.

Manggis yang diekspor berasal dari dua kelompok tani dari dua desa di Kecamatan Bojong, yakni  dari Kelompok Tani Mekar Rahayu 2 di Desa Mekarsari sebanyak 27,771 ton dan Kelompok Tani Barokah Desa Bojong sebanyak 65,625 ton.

Selain untuk ekspor, kelompok tani  dari beberapa kecamatan penghasil manggis lainnya  juga memasok untuk pasar regional sebanyak 714, 576 ton yang akan dikirim ke Jakarta, Bogor Tangerang. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

Trending