Connect with us

METROPOLITAN

Acung-acungkan Golok di Pusat Kota, Empat Pria di Cilegon Leluasa Rampas Motor Warga

Published

on

Dua pelaku begal di Cilegon ditembak petugas. Satu di antaranya tewas. (Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Kelompok bersenjata golok di Banten semakin berani beraksi di pusat keramaian. Kekinian, Muhammad Rizki (20), warga Perumahan Komplek Krakatau Steel, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, harus jadi korban keberingasan para pelaku.

Aksi yang menimpa Rizki terjadi di Jalan KH Yasin Beji, tepatnya di sekitar Supermarket Krakatau Junction, Cilegon, Kamis dini hari, 17 Oktober 2019. Lokasi tempat pelaku beraksi tergolong pusat kota.

Meski nyawanya selamat, Rizki harus kehilangan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi A 2958 WS yang diambil paksa kelompok bersenjata.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com, peristiwa terjadi saat korban pulang memberi rokok di sebuah warung tak jauh dari lokasi sekitar pukul 01.30 WIB.

“Tiba-tiba saja ada empat orang dengan membawa dua motor menghadang adik saya sambil mengacungkan golok. Tak hanya itu motornya pun ditendang hingga terjatuh tak lama pelaku langsung bawa kabur motor,” kata Aramico, kakak korban saat dihubungi lewat telepon, Kamis siang, 17 Oktober 2019.

BACA JUGA: Komplotan Bersenjata Api dan Celurit di Cilegon Keroyok Warga Lingkungan Ciwaduk

Aramico juga memastikan, keluarga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Satreskrim Polres Cilegon.

“Tadi pagi sudah kami laporkan ke Satreskrim Polres Cilegon, tapi pihak polisi minta divisum dulu ke rumah sakit untuk segera diproses,” ujarnya.

Aramico mengaku bersyukur nyawa adiknya selamat, karena pelaku hanya mengincar motor korban. Dia menduga korban sudah diincar pelaku. Sebab, sebelumnya korban sudah melihat pelaku sedang mengintai korban.

“Alhamdulillah ade saya tidak apa-apa karena memang keburu lari ketakutan gara-gara si begalnya bawa golok. Itu juga dia sempat dijatuhkan dulu, ditendang motornya. Tidak ada barang berharga lainnya yang hilang selain motor yang dibawa kabur,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Zamrul Aini mengaku bahwa dirinya belum mendapatkan laporan dari anggotanya. Sebab pihaknya masih berada di luar kantor.

“Saya lagi di Yogya mas pelatihan. Belum monitor nanti saya cari info ke Cilegon,” tandasnya.

Sebelumnya, kelompok bersenjata api dan celurit mengeroyok Dudi Kurniadi (35), warga Lingkungan Ciwaduk Gede, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa, 8 Oktober 2019 sekitar jam 03.00 WIB.

Korban yang babak belur akibat pengeroyokan tersebut, didampingi keluarganya melapor ke Satreskrim Polres Cilegon.

Saat dikonfirmasi korban yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas di salah satu perusahaan di Cilegon itu mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi di depan Perumahan Griya Praja Mandiri, Kecamatan Cibeber Kota Cilegon.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending