Connect with us

METROPOLITAN

Ngeri! Sidak DLH Pandeglang ke Gunung Karang Temukan Dua Lubang Ini

Published

on

 

Tati saat meninjau galian pasir ilegal di Kaki Gunung Karang. (Istimewa).

Pandeglang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang melakukan inpeksi mendadak atau Sidak ke Galian Pasir Ilegal di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagar Batu, Kecamatan Majasari.

Dalam sidak itu, DLH menemukan hal mengerikan di bawah kaki Gunung Karang. Disana DLH menemukan dua lubang galian pasir yang dalamnya mencapai sekitar 4-5 meter. Sementara di bawah galian tersebut, banyak permukiman warga. 

Kepala DLH Pandeglang, Tati Suwagiharti mengatakan, selama ini warga tidak berdaya ingin melakukan penutupan, karena selalu di benturkan dengan isi perut. Tetapi, jika melihat kondisi seperti itu, warga khawatir terjadi longsor.

BACA :  Honor Petugas Kebersihan Kota Tangerang Dipotong Rp 450 Ribu

“Warga sudah resah, tapi ingin menutup susah. Katanya untuk mengisi perut, tetapi galian itu kan ilegal, kalau milik perusahaan enak lagi, pasti ada tanggungjawabnya, misal menutup lagi lubang itu. Tapi ini kan, di biarkan begitu saja karena milik pribadi,” kata Tati, saat dihubungi Bantenhits, Kamis, 16 Januari 2020.

Saat melakukan sidak bersama Satpol PP dan pihak Kecamatan Majasari. Tati menegaskan agar Satpol PP segera menghentikan galian tersebut.

“Kegiatan galian pasir harus segera di hentikan Satpol PP, karena untuk penutupan ranahnya ada di Satpol PP. Disana ada dua lubang yang lumayan besar,” jelasnya.

Selain itu, Tati juga meminta agar pihak Kecamatan untuk memanggil pemilik lahan terkait galian pasir itu. Kata Tati, galian pasir tersebut di khawatirkan menimbulkan longsor.

BACA :  Pipa Gas yang Bocor di Perairan Bojonegara Milik Perusahaan Cina

“Itu ada tiga pemiliknya, tapi yang puya datanya pak Camat. Saya belun di kasih, nanti kelanjutannya Pak Camat Majasari akan mengundang masyarakat dan pemilik tanah yang dijadikan galian pasir,” tandasnya.

Sementara Kepala Satpol PP Pandeglang, Entus Bakti tidak banyak komentar soal galian tersebut. Bahkan saat ditanya apakah bakal menutup galian tersebut, mantan Camat Mandalangi itu malah berkilah sedang berada di luar.

“Saya lagi diluar, coba konfirmasi ke kantor dengan kabid PPU, Ibu Berlyan,” singkatnya melalui whatshApp.

Begitupun Camat Majasari, tidak merespon upaya konfimasi dari Bantenhits.com

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler