Connect with us

METROPOLITAN

Sering Ganti Pasangan Buat 75 Warga Lebak Terjangkit HIV/AIDS di Tahun 2019

Published

on

Ilustrasi. Penderita HIV/AIDS. (pojoksatu.id)

Lebak- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat terdapat 75 warga yang terjangkit HIV/AIDS di tahun 2019. Jumlah tersebut meningkat pesat dibanding tahun 2018 yang hanya terdapat 36 orang.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinkes Lebak Firman Rahmatullah menjelaskan ke 75 warga itu terdiri dari 43 pria dan 32 perempuan.

Pemerintah Kabupaten Lebak, kata Firman terus berupaya agar kasus HIV/AIDS tidak mengalami peningkatan kembali pada 2020 ini. Salah satu caranya yakni dengan memantau aktivitas mereka yang terjangkit.

“Peningkatan angka kasus HIV/AIDS sepanjang 2019 ini kebanyakan akibat ganti-ganti pasangan, sehingga akhirnya tertular,” ujar Firman kepada awak media, Kamis, 23 Januari 2020.

BACA :  Basarnas Banten Ungkap Detik-detik Tiga WNA Tiongkok yang Hilang saat Snorkeling di Perairan Sangiang

Selain memantau aktivitas penderita HIV/AIDS, Firman mengaku terus melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, kalangan pelajar, mahasiswa, maupun para komunitas.

“Kami akan berusaha melibatkan beberapa pihak, seperti para alim ulama atau tokoh agama, dengan tujuaan agar sosialisasi dan penekanan angka HIV/AIDS ini bisa membuahkan hasil yang baik,” harapnya.

Sementara Plt Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiono mengatakan, yang harus dilakukan dalam upaya pencegahan agar angka kasus HIV/AIDS mampu ditekan, yaitu terkait  perilaku seks bebas. Oleh karena itu, apabila masyarakat tidak ada yang melakukan seks bebas, maka diyakini kasus HIV/AIDS mampu ditekan.

“Kami harap kepada masyarakat, hindari perilaku seks bebas atau ganti-ganti pasangan, agar kasus HIV/AIDS tersebut mampu ditekan,”imbuhnya.

BACA :  Arief Datangi Lokasi Penyerangan Polisi oleh Terduga Teroris

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler