Connect with us

EKONOMI & BISNIS

Pasar Induk Modern Berkarya Hadir di Karawang; Usung Konsep Zero Sampah, Promosi Sampai ke Tangerang

Published

on

Jajaran Direksi PT Mandalapratama Permai saat melakukan penyerahan brosur kepada lima Paguyuban Pedagang Bandung, Bogor,Bekasi, Kermat Jati, dan Pasar Tanah Tinggi di Kota Tangerang.(BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Posisi Tangerang yang strategis sebagai penyangga pusat bisnis Jakarta, membuat Tangerang kerap jadi incaran pelaku bisnis untuk berinvestasi atau sekadar promosi.

PT Mandalapratama Permai adalah salah satunya. Perusahaan ini bakal membangun Pasar Induk Modern Berkarya di kawasan Karawang, Jawa Barat. Meski lokasi proyeknya di Karawang, namun mereka berusaha menggaet calon konsumen di Tangerang.

Ditemui wartawan saat pembagian brosur kepada lima paguyuban pedagang di Rumah Makan Sederhana, Jalan Jendral Sudirman Kota Tangerang, Direktur Umum PT Mandalapratama Permai, Roestanto Wahidi mengatakan, groundbreaking Pasar Modern Berkarya bakal dilakukan pada Maret 2020 mendatang.

BACA :  Tidak Aktif, 230 Koperasi di Tangsel akan Dibubarkan

Pasar induk yang bakal dibangun dengan luas lahan 12 hektar tersebut, disebut-sebut bakal mengusung konsep ‘Zero Sampah’.

“Jadi contohnya, kita kumpulkan sampah organik, nanti diangkut ke tempat pengelolaan sampah yang kita bikin. Sampah itu kita jadikan biogas untuk sumber listrik dan begitu juga sampah lainnya yang akan diolah,” kata Roestanto, Selasa 4 Febuari 2020

Konsep ‘Zero Sampah’, lanjutnya, hadir untuk mematahkan stigma masyarakat tentang pasar, seperti sebutan pasar bau. Stigma pasar bau muncul, karena kebanyakan pasar tak mampu mengelola sampahnya secara benar.

Selain soal pengelolaan sampahnya, PT Mandalapratama Permai juga akan menyiapkan mess yang representatif untuk pekerja yang berkapasitas 2.000 orang.

BACA :  Harga Komoditas Pertanian di Teluk Naga Naik sejak Awal 2018

“Kami juga nanti membuat rusunawa berkapasitas 10.000 KK, apabila pembeli ingin tinggal di dekat pasar ini. Jadi tak perlu repot,” ucapnya.

Roestanto menjelaskan, pasar ini juga langsung dapat diakses dari Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek. Serta dilengkapi dengan fasilitas terminal tipe B seluas 3 hektar di depan Pasar Induk Modern Berkarya.

“Kami didukung oleh 35 pasar eceran di Bekasi, Karawang, Purwakarta, Jakarta dan Tangerang. Jalan antar blok pasar ini lebar, fasilitas bongkar muat memadai, MCK yang bersih dan nyaman,” katanya.

Harga lapak dan kios di Pasar Modern Berkarya, lanjutnya, dibandrol dengan harga terjangkau, mulai dari harga Rp170 jutaan untuk pengusaha UKM dengan masa sewa 20 tahun. Serta, para pengusaha atau pembeli dapat memperpanjang kembali.

BACA :  PT Krakatau Posco Sepakat Bersinergi dengan Pengusaha Lokal

“Pasar ini dikelola oleh manajemen profesional dengan SDM yang memadai. Serta pula kami sudah lebih dari 20 tahun mengelola pasar induk dan grosir. Nanti, serah terima akan dilakukan bulan November 2020 mendatang,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Terpopuler