Connect with us

Berita Utama

Komplotan Pemerkosa Sadis di Pandeglang Dibekuk, Korbannya Remaja Lehernya Ditempeli Golok Lalu Dipaksa Layani Empat Pria Bergiliran

Published

on

ILUSTRASI KORBAN PENCABULAN

Ilustrasi anak perempuan di Padarincang diperkosa empat remaja secara bergiliran. (Foto: liputan6.com)

Pandeglang – NA (16) Warga Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang menjadi korban pemerkosaan bergilir, empat remaja yang tidak dikenal. Keempat pria itu, berinisial E, MA, H, dan AA.

Pemerkosaan itu bermula saat NA diajak oleh teman wanitanya berinisial ER ke rumah kontarakan salah satu tersangka yang ada wilayah Kecamatan Saketi.

Sesampainya disana, korban langsung masuk ke dalam kamar. Di kamar itu, korban di todong oleh E menggunakan golok agar mau melayani nafsu bejadnya.

Parahnya, setelah korban di paksa melayani nafsu bejad E, korban juga di paksa untuk melayani nafsu teman-teman E. Akibat pemerkosaan itu, korban mengalami trauma

BACA :  Warga Kejar Kades Mursan

“Para pelaku melakukan tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap korban dengan cara bergilir atau bergantian di kontrakan salah satu milik tersangka,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto, Selasa, 10 Maret 2020.

Kronologis Penangkapan

Kasus pemerkosaan keji itu bermula saat korban melaporkan kejadian itu kepada aparat Kepolisian. Sehingga pihak Kepolisan langsung melakukan pengejaran terhadap masing-masing tersangka.

“Korban sudah membuat laporan polisi ke Polres Pandeglang dan kami saat ini sedang melakukan pemeriksaan intensif kepada korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Mochammad Nandar.

Mendapat informasi mengenai keberadaan tersangka E yang sedang berada di Pom Saketi, Polisi langsung menuju ke lokasi tersangka. Sehingga E, berhasil dilumpuhkan di lokasi sekitar.

BACA :  Kebakaran, Api Lahap Toko Sepatu di Mahkota Mas Tangerang

Selain E, polisi juga menangkap tersangka H, AA , dan MA , di rumah masing – masing pada hari yang bersamaan.

“Ketiga pelaku ini (H, AA, dan MA) kami tangkap ketika sedang berada di kediaman rumah nya masing – masing dengan tanpa perlawanan” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler