Connect with us

Berita Terbaru

Angka Penderita DBD di Lebak Meningkat di Tengah Pandemi Virus Corona

Published

on

Pasien di RSUD Kota Tangerang

Foto ilustrasi: pasien DBD di RSUD Tangerang. (Dok.BantenHits.com)

Lebak- Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak mencatat sampai pertengahan Maret terdapat 46 warga di bumi Multatuli yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Rata-rata penderitanya dalam usia produktif 15-59 tahun.

Penyakit yang dibawa melalui gigitan nyamuk aedes aegypti ini meningkat di bulan Februari saat Indonesia dibuat waspada oleh Pandemi Virus Corona.

Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan kasus DBD terjadi peningkatan di bulan Februari. Sebarannya masih di wilayah endemis seperti Rangkasbitung, Cipanas, Kalanganyar, Gunungkencana, Cileles, Cikulur dan Warunggunung.

“Di bulan Januari satu meninggal dunia bayi berusia 3 bulan. Seluruh pasien sudah mendapat perawatan, info terakhir kemarin masih ada 3 yang dirawat di RSUD Adjidarmo, tapi untuk saat ini belum tahu karena fluktuatif bisa ada yang sudah pulang dan masuk,” kata Firman, Selasa, 17 Maret 2020.

BACA :  Pemprov: LKPj Gubernur Sudah Dikritisi

Namun, menurut Firman ada beberapa kecamatan yang sebelumnya menjadi wilayah endemis, sejauh ini tidak terjadi penyakit yang disebabkan infeksi virus Dengue tersebut.

“Kemungkinan faktornya karena keaktifan masyarakat dalam menjaga pola hidup bersih,” ujar Firman.

Firman mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta menggalakan 3M Plus.

“Kalau kita lihat gejala-gejala yang timbul baik itu DBD maupun Corona adalah demam, makanya imbauan kami kepada masyarakat bagaimana mencegah karena penyebabnya lingkungan. Selain 3M Plus juga kegiatan Jum’at bersih,” papar Firman.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler