Connect with us

Berita Terbaru

Pakai APD Lengkap Selama di Pesawat, Ini Penampakan 111 WNA Asal Thailand saat Dipulangkan dari Indonesia

Published

on

Evakuasi 111 WNA Thailand yang terjebak pandemi Covid-19 di Indonesia menggunakan pesawat Thai Lion Air. (Foto: Dok. Lion Air)

Tangerang – 111 warga negara asing atau WNA asal Thailand yang tertahan di Indonesia karena pandemi virus Corona (Covid-19) berhasil dipulangkan ke negara asal mereka, Selasa, 7 April 2020.

Mereka bisa kembali berkumpul dengan keluarga mereka di tanah kelahiran melalui misi kemanusiaan Thai Lion Air (kode penerbangan SL), salah satu member of Lion Air Group.

“Thai Lion Air menjalankan penerbangan tersebut sesuai standar operasional prosedur (SOP) berdasarkan aturan, yang tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first),” kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis kepada BantenHits.com.

“Pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur kesehatan dalam memastikan pengamanan kru yang bertugas dan penumpang,” sambungnya.

BACA :  Remaja di Mauk Babak Belur Dikeroyok Gara-gara Status Facebook

Menurut Danang, sebelum keberangkatan, awak pesawat yang terdiri dari  dua awak kokpit dan empat awak kabin menjalani pemeriksaan kesehatan serta diberikan penambahan vitamin daya tahan tubuh. Semua dinyatakan sehat (negatif covid-19) dan laik untuk terbang (fit for flight).

Dalam tindakan pencegahan virus dimaksud pada operasional penerbangan, lanjutnya, Thai Lion Air  menerapkan rekomendasi dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan atau gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi serta preventif.

“Menurut SOP, selanjutnya pesawat yang digunakan Boeing 737-800NG, registrasi HS-LUH, sebelum keberangkatan dan setelah selesai melaksanakan penerbangan kemanusiaan ini dilakukan proses pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin dan perawatan berkala selama beberapa hari,” jelasnya.

111 WNA Thailand yang dipulangkan setelah terjebak pandemi Covid-19 di Indonesia menggunakan APD lengkap selama dalam pesawat. (Foto: Dok. Lion Air

Chairman of the Board Thai Lion Air, Capt. Darsito Hendro Seputro, menambahkan, Thai Lion Air mendukung program kemanusiaan membawa warga Thailand yang berada di Indonesia.

BACA :  Pejabat Dindik dan Kominfo Banten Juga Diperiksa Inspektorat terkait PPDB

“Thai Lion Air menerbangkan 111 penumpang dalam keadaan sehat. Pada kesempatan ini, Thai Lion Air menyampaikan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan berbagai pihak yang telah diberikan kepada Thai Lion Air,” ungkap Darsito.

Thai Lion yang terlibat dalam misi memiliki nomor penerbangan SL-117. Pesawat bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang pada 14.10 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan mendarat pada 17.20 waktu setempat (Indochina Time, GMT+ 07) di Bandar Udara Internasional Hat Yai, penghubung utama di Thailand bagian selatan, berlokasi di Distrik Khlong Hoi Khong, Songkhla.

Selanjutnya, Thai Lion Air bernomor SL-2117 dari Hat Yai bertolak pukul 19.10 waktu setempat dan telah mendarat di Don Mueang pada 20.20 waktu setempat.

BACA :  Begini Pesan Kapolres Serang kepada Opang dan Ojek Pangkalan

Saat kembali ke Indonesia, Thai Lion Air penerbangan hanya membawa awak pesawat (tidak ada penumpang).

“Semua awak pesawat yang bertugas dalam penerbangan kemanusiaan akan mengikuti protokol kesehatan termasuk karantina sebagaimana yang sudah ditentukan dalam tindakan atau penanganan covid-19,” beber Darsito.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler