Connect with us

Berita Terbaru

Eks Karyawan PT Dinamika Pan Asia Lapor Disnaker; Masuk Pake Duit, Dirumahkan dan Gaji Tak Dibayar

Published

on

Dua eks karyawan PT Dinamika Pan Asia saat mendatangi kantor Disnaker Kabupaten Lebak. Kedatangan mereka berdua diterima secara langsung oleh Kepala Disnakertrans Lebak, Tajudin Yamin, Jumat, 8 Mei 2020. (BantenHits.com/Fariz Abdullah)

Lebak- Dua eks karyawan PT Dinamika Pan Asia mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di Jalan Siliwangi Pasir Ona, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Jumat, 8 Mei 2020. Tujuannya untuk melaporkan kejanggalan yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Mereka masing-masing Lisa Oktavia dan Suniawati. Keduanya mengaku telah dirumahkan meski separuh gaji mereka belum dibayarkan oleh pihak perusahaan yang bergerak dalam produksi sepatu tersebut.

“Dirumahkan sebelum puasa, tapi gaji bulan Maret baru dibayar separuhnya. April juga belum dibayar,”kata Lisa kepada awak media usai mendatangi kantor Disnakertrans Lebak.

BACA :  Jenderal Polisi Ini Bikin Pendekar dan Jawara di Banten Terkesan, Ini Sebabnya

Lisa mengungkapkan sebelum dipekerjakan tiga bulan silam. Ia dipinta oleh seseorang untuk bisa memberikan uang atau membayar agar dapat bekerja di perusahaan yang terletak di kawasan PT Seijin, Rangkasbitung.

“Pas masuk kerja dipinta Rp500 ribu ada juga yang Rp2 juta. Variatif sih. Nah sekarang gajian aja separuh-separuh. Kalau soal di rumahkan kita paham karena memang kondisinya tengah Covid-19. Tapi hak kita harusnya dipenuhi juga,”ungkapnya.

Sementara Kepala Disnaker Lebak, Tajudin Yamin mengaku akan memanggil pihak perusahaan PT Dinamika Pan Asia untuk melakukan klarifikasi mengenai keluhan eks karyawannya.

“Kita akan panggil dan minta kejelasannya. Ya memang kondisinya tengah Covid-19 kita juga memaklumi. Tapi kita minta kejelasannya seperti apa karena memang itu hak mereka (karyawan),”katanya.

BACA :  Milad 1 Tahun Museum Multatuli, Cucu Bung Hatta: Ini Jauh Lebih Bagus dari Belanda

Dilain pihak, HRD PT Dinamika Pan Asia, Anto mengakui adanya keterlambatan pembayaran gaji untuk karyawan yang sudah di rumahkan.

“Hari ini kita selesaikan semua. Yang di rumahkan ada sekitar 200 orang,”katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler