Connect with us

Berita Utama

Gembar-gembor Rekrut Mantan Sekjen PSSI, Manajemen Perserang Ternyata Tak Bayar Gaji Pemain

Published

on

Perserang Vs Cilegon United

Perserang saat menjamu Cilegon United di Stadion Maulana Yusuf beberapa waktu lalu. Perserang bermain imbang 1-1 di babak pertama. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Tim sepakbola asal Serang, Perserang, beberapa hari terakhir tengah menjadi sorotan pemberitaan setelah manajemen mengklaim telah resmi merekrut mantan Sekjen PSSI Ratu Tisha.

Kepada wartawan di Serang, Manajer Perserang, Babay Karnawi membenarkan Ratu Tisha bergabung jajaran manajemen Perserang dengan posisi komisaris.

“Alhamdulillah, mba Tisha mau membantu Perserang. Jabatannya di klub adalah komisaris bersama Pilar Saga Ichsan dan Fahmi Hakim. Tadinya komisaris di PT Pilar Perserang Singandaru ada dua, sekarang jadi tiga,” kata Babay, Rabu, 13 Mei 2020.

Klaim manajemen Perserang ini belum dikonfirmasi Ratu Tisha. BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi dari Ratu Tisha.

BACA :  Lepas Atlet Softball dan Voli, Pemkab Lebak Targetkan Emas untuk Masing-masing Cabor

Tak Bayar Gaji Pemain sejak Maret

Di tengah ramainya pemberitaan soal bergabungnya Ratu Tisha ke tim yang sedang berlaga di Liga 2 Indonesia ini, tiba-tiba muncul pengakuan mengejutkan dari Kapten Perserang Idang Novriza Ali.

Sejak Maret 2020, Perserang yang diketuai Pilar Saga Ichsan belum membayar gaji pemain. Persoalan ini bahkan sudah diadukan dan mendapat respons Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

“Sampai saat ini kita masih tunggu-tunggu kejelasan gaji yang seharusnya sudah dibayarkan oleh manajemen Perserang pada tanggal 5 April 2020 sesuai klausul kontrak yang ditandatangi sejak 1 Maret 2020,” kata Idang kepada awak melalui sambungan telepon, Jumat 15 Mei 2020.

Idang mengaku, sebelumnya para pemain masih diam menunggu itikad baik dari pihak manajemen Perserang untuk membayar tunggakan gaji para pemain.

BACA :  Luka Mengerikan di Dada, Adik Kepala Desa Pengawal Mobil Limbah Tambang yang Diserang di Pangarengan Meregang Nyawa

“Tapi sampai sekarang belum ada juga. Ditanya ini itu pihak manajemen belum ada klarifikasi,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, pengaduan pemain kepada APPI sudah direspons APPI dengan mengirim surat ke pihak manajemen Perserang. Namun sampai saat ini masih belum ada jawaban dari pihak manajemen Perserang menanggapi surat APPI tersebut.

“APPI sudah ngirim surat ke pihak Perserang di tanggal 7 (Mei) kalau gak salah. Dan masih menunggu balasan 10 hari. Dan ini masih nunggu. Kita bilang ke APPI untuk minta yang bulan Maret full gajian. Soalnya kita sudah kerja, sudah menang lawan Cilegon. Kan tanggal 15 Maret itu kita sudah main. Tapi kalau yang April Mei Juni itu 25 persen gak apa-apa ngikut ke PSSI,” paparnya..

BACA :  Ramai-ramai Sekolah Diliburkan karena KLB Corona, Pemkot Cilegon Pilih KBM Tetap Aktif hingga Ada Instruksi Resmi

Dengan kondisi tersebut, para pemain yang sejak tanggal 27 Maret sudah dipulangkan itu pun mengaku kebingungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga meminta manajemen Perserang untuk segera membayar gaji para pemain setidaknya sebelum Hari Raya Idul Fitri 2020 ini tiba.

“Karena kebanyakan pemain Liga 2 itu tergantung dari sepakbola, dari gaji itu. Sedangkan kalau gaji nunggak, kalau ga dibayar, lama-lama kita bingung juga mau usaha apa. Kalau dulu bisa ngandelin tarkam, dikit-dikit adalah. Tapi sekarang juga tarkam gak bisa. Semua ngerasain lah dampak dari Covid ini. Mudah-mudahan sebelum lebaran dibayar,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, BantenHits.com masih belum mendapatkan penjelasan manajemen Perserang. BantenHits.com masih terus menghubungi Manajer Perserang, Babay Karnawi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh