Connect with us

Berita Terbaru

Salat Ied di Alun-alun Rangkasbitung Ditiadakan, DKM Al-A’raf: Dialihkan ke Dalam Masjid

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Masyarakat Kabupaten Lebak saat melaksanakan salat Ied di Alun-alun Rangkasbitung. (Dok. BantenHits).

Lebak- DKM Masjid Agung Al A’raf Rangkasbitung memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan salat idul fitri atau salat ied di Alun-alun Rangkasbitung. Tujuannya untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Pelaksanaan salat Idul Fitri di alun-alun ditiadakan dan dialihkan ke dalam masjid. Karena sudah pasti jika pelaksanaannya di alun-alun bukan hanya masyarakat di sekitar saja yang datang, tapi akan dari wilayah mana-mana,”kata Ketua DKM Masjid Agung Al A’raf Rangkasbitung Eri Rahmat, Senin, 18 Mei 2020.

Pelaksanaan salat Idul Fitri di dalam masjid juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing serta mengikuti Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam situasi Covid-19.

BACA :  Reuni Akbar, La Tansa Mashiro Bentuk Pengurus Alumni

“Masjid mampu menampung 2000 jemaah, tapi dengan penerapan jaga jarak mungkin hanya sekitar 1.000 jemaah lebih. Jemaah laki-laki di ruang atas dan perempuan di bawah,”ujar Eri.

Kata Eri, jalan raya di depan masjid yang biasanya menjadi tempat parkir akan digunakan jika kondisi di dalam sudah penuh dan tidak bisa lagi menampung jemaah.

“Makanya nanti saat hari H jalan di depan masjid harus bebas dari kendaraan. Kami berharap masyarakat memahami ditiadakannya salat di alun-alun karena bertujuan memutus penyebaran Covid-19,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler