Connect with us

Berita Terbaru

35 Babi ‘Misterius’ Nyaris Beredar di Tangerang; Dikirim dari Lampung saat Dini Har

Published

on

Petugas BKP Kelas II Cilegon Tengah Melakukan Pemeriksaan Hewan Babi. (Ist)

Cilegon- Sedikitnya 35 ekor babi diamankan Tim Kawasan Koordinasi Pengawasan dan Penindakan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon dan Lampung bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Rabu, 3 Maret 2021.

Babi yang rencananya akan dikirim ke Tangerang itu ternyata tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan. Tim yang tengah berpatroli langsung melakukan tindakan tegas.

Sub Koordinator Karantina Hewan BKP Kelas II Cilegon, Wagimin menerangkan babi-babi yang misterius kondisi kesehatannya tersebut dikirim dari Lampung menggunakan pickup. Setibanya di Pelabuhan Merak tim bergegas melakukan pemeriksaan.

“Dini hari ini, saat melakukan pengawasan rutin, tim kami mengamankan mobil pick up yang memuat babi dari kapal Tranship I dari Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Setelah dilakukan pemeriksaan sopir tidak dapat menunjukan dokumen Sertifikat Kesehatan dari asal,”kata Wagimin.

BACA :  BPBD Banten Bentuk Satgas Kebencanaan Hingga ke Desa

“Sopir saat ini sedang dimintai keterangan lebih lanjut. Begitu juga barang bukti turut kami amankan,”tambahnya.

Sementara itu menurut Kepala Karantina Pertanian Cilegon Arum Kusnila Dewi pihaknya menaruh perhatian serius dalam upaya mencegah penyebaran ASF (African Swine Fever) yang menyerang babi. Lalulintas babi yang tidak terjamin kesehatannya dapat memperluas penyebaran Virus ASF yang menimbulkan banyak kerugian para peternak.

“Kami berkomitmen memberikan layanan optimal kepada seluruh masyarakat selama 24 jam 7 hari kerja. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk melaporkan komoditas pertanian yang dibawanya baik itu berupa hewan, produk hewan dan hasil bahan asal hewan untuk dilakukan tindakan karantina,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Bikin Heran, Camat Carita Akan Selidiki Kartu Indonesia Sehat yang Dibuang ke Tempat Sampah



Terpopuler