Connect with us

Berita Utama

Bupati Serang Terdeteksi Positif COVID-19 saat Hendak Menyambut Kedatangan Jokowi

Published

on

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat melakukan pemantauan PPKM mikro di Desa Cikande Permai, Selasa, 2 Maret 2021.(istimewa)

Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengonfirmasi dirinya positif COVID-19 setelah menjalani tes polymerase chain reaction (PCR), Rabu, 3 Maret 2021. Tes tersebut diuji oleh Labkesda Banten sebagai syarat mengikuti kegiatan Presiden Joko Widodo dalam peresmian bendungan Sindang Heula, Kamis, 4 Maret 2021.

“Alhamdulillah kondisi tubuh sehat, tanpa gejala apa pun. Penciuman atau panca indra normal, dan makan pun tetap enak. Sekarang sedang isolasi mandiri,” kata Tatu melalui siaran pers, Kamis, 4 Maret 2021.

Test PCR yang diuji Labkesda Banten pun dilakukan terhadap ajudan bupati Anis Rizka Utami, fotografer bupati Yan Cikal, dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum. Hasilnya, Anis Negatif, Cikal positif, dan Ulum positif.

BACA :  HUT Lebak ke-191, Iti Octavia Dinobatkan Jadi Politisi Perempuan Inspirasi Indonesia Versi Ipemi

Kemudian karena merasa sehat dan tanpa gejala apa pun, Ulum dan Cikal melakukan tes PCR kedua yang diuji oleh Laboratorium Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP).

“Informasinya Pak Ulum dan Mas Cikal pada PCR kedua hasilnya negatif, berbeda dengan tes PCR pertama. Kalau Ibu belum dilakukan PCR kedua, dan semuanya tetap memilih isolasi mandiri,” ujarnya.

Lalu bagaimana hasil tracking terhadap keluarga?

“Alhamdulillah berdasarkan tes PCR terhadap keluarga semua hasilnya negatif. Bahkan Kamila (putri Ratu Tatu), beberapa malam tidur bersama Ibu, hasilnya negatif COVID-19. Para staf Pendopo Bupati pun, alhamdulillah semua negatif,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Ratu Tatu telah mendapatkan vaksin COVID-19 sebanyak dua kali. Terkait ini, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Agus Sukmayadi menjelaskan, meski telah divaksin, bukan berarti COVID-19 tidak bisa masuk ke dalam tubuh.

BACA :  Lansia Penjaga Musala di Cibadak Gagal Dapat Bantuan RTLH Gara-gara Corona; Rumah Ambruk dan Tinggal di Tempat Ibadah

“Namun setelah divaksin, daya tahan tubuh terhadap virus menjadi lebih kuat. Ketika terpapar, tidak mengalami gejala pun, dan bisa cepat negatif COVID-19,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler