Connect with us

Berita Terbaru

Antisipasi Geng Motor ‘Bersenjata’ Berkeliaran di Rangkasbitung, Polres Lebak Gelar Patroli Skala Besar

Published

on

TNI-Polri saat akan menggelar patroli skala besar. (Istimewa)

Lebak- Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Lebak menggelar patroli skala besar, Rabu, 10 Maret 2021 malam. Menggunakan sepeda motor mereka berkeliling di Kota Rangkasbitung.

Patroli skala besar sengaja dilaksanakan Polres Lebak, Kodim 0603 Lebak dan Pemkab Lebak sebagai bentuk antisipasi kemunculan geng motor ‘bersenjata’.

Ya, diketahui beberapa waktu lalu viral sebuah video sekelompok remaja yang kemudian diketahui merupakan anggota geng motor mengacung-acungkan senjata tajam (Sajam) di Kota Serang.

Polisi yang bergerak cepat karena aksi geng motor tersebut meresahkan masyarakat telah mengamankan beberapa di antaranya.

“Kegiatan ini sebagai antisipasi geng motor yang kemarin videonya viral geng di wilayah Serang agar jangan sampai merambah ke Rangkasbitung yang kita ketahui bersama Rangkasbitung alhamdulillah kondusif,” kata Kapolres Lebak, AKBP Ade Mulyana.

BACA :  Ada KKYD, Malam-malam Anggota Ditlantas Polda Banten Blusukan Masuk ke Bus-bus Antar-kota

Tak hanya itu, menurut Ade, patroli gabungan juga bertujuan mencegah tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan aksi balap liar yang marak terjadi.

Ade mengimbau kepada para orangtua yang memiliki anak remaja dan pemuda untuk benar-benar mengawasi agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar aturan dan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Tidak melakukan kegiatan yang melanggar seperti balap liar yang konsekuensinya bisa mengakibatkan kecelakaan dan tidak bergabung dalam kelompok yang kegiatannya negatif seperti geng motor apalagi sampai membawa sajam,” pesan Ade.

Kasat Lantas Polres Lebak AKP Tiwi Afrina menambahkan, pihaknya mengingatkan kepada para pengguna kendaraan agar tidak menggunakan knalpot racing

BACA :  Kapal Penumpang Safira Nusantara Kandas di Perairan Merak, Petugas 'Kesulitan' Evakuasi

“Pengendara kendaraan dilarang menggunakan knalpot racing yang menimbulkan suara bising karena bisa mengganggu ketertiban umum apalagi di malam hari,” kata Tiwi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler