Connect with us

Berita Terbaru

Mengenal Mang Enang ‘Pesulap’ Sampah di Lebak Menjadi Maha Karya Bernilai Fantastis

Published

on

Mang Enang (kiri) saat memberikan souvenir kepada anggota DPRD Lebak, Dian Wahyudi. (Istimewa)

Lebak- Kreativitas Zaenal Alim nampaknya bisa menjadi pelajaran untuk khalayak. Bagaimana tidak, warga Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak berhasil menyulap sampah menjadi maha karya yang bernilai fantastis.

Pria yang akrab disapa Mang Enang ini berhasil menyulap sampah batok kelapa menjadi sebuah souvenir yang indah dan menghasilan rupiah. Bahkan di masa pandemi covid-19 seperti saat ini, masih cukup diminati dan memiliki penggemarnya tersendiri.

Enang tak menyangka buah dari tangan dinginnya banyak diminati masyarakat bahkan menghasilkan pundi-pundi rupiah untuknya.

“Awalnya hanya coba-coba memanfaatkan limbak batok kelapa yang permukaannya keras. Alhamdulillah ternyata diminati,”kata Enang, Kamis, 11 Maret 2021.

BACA :  Pemprov Banten Usulkan 250 CPNS pada 2020, Hampir Seluruhnya Guru

“Saya mencari sendiri, termasuk jenis batok kelapa, saya cari disesuaikan dengan karya atau souvenir yang akan dibuat, kebanyakan malah limbah di pasar Malingping yang sudah dibuang tukang es kelapa,” sambungnya.

Enang menyebutkan beberapa souvenir yang berhasil dibuatnya seperti Cangkir, Gantungan kunci, Piala, plang nama rumah, Gayung, Asbak, Pin sampai Pengikat Kacu pramuka, dan lain-lain.

Enang mengaku maha karyanya itu banyak diminati oleh masyarakat luar Kabupaten Lebak.

“Iya, kebanyakan pesanan malah dari luar Lebak, ada dari komunitas offroad pesan Asbak dengan label komunitas dari Bogor, dan lain-lain, kita usaha dan berkreasi apa sajalah sesuai yang kita bisa” jelas Mang Enang.

“Hidup itu seperti mengendarai sepeda. Untuk menjaga keseimbangan Anda, Anda harus terus bergerak,” imbuhnya.

BACA :  Mobil 'Monster' Ini Hilang Kendali di Jalan Cendrawasih; Warung Sembako Seketika Porak-poranda

Sementara anggota DPRD Lebak, Dian Wahyudi mengapresiasi kreativitas Mang Enang yang berhasil menyulap sampah menjadi maha karya yang memiliki harga jual.

“Ini bisa jadi pelajaran buat kita. Percayalah pada kemampuan snediri karena apa yang menurut mereka tidak layak (sampah) ternyata masih bisa diolah dan menghasilkan pundi-pundi rupiah,”imbuh Aleg Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler