Connect with us

Berita Utama

Dua Kali Divaksin Puluhan Nakes di Kabupaten Tangerang Tetap Terjangkit COVID-19, Kok Masih Bisa?

Published

on

Puluhan tenaga kesehatan atau Nakes di Kabupaten Tangerang dinyatakan positif COVID-19, padahal mereka sudah dua kali divaksin. Foto ilustrasi: vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu. (Dok.pribadi/ istimewa)

Tangerang – Sebanyak 28 tenaga kesehatan atau nakes di Kabupaten Tangerang yang bertugas di puskesmas dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Puluhan nakes yang terinfeksi COVID-19 itu berasal dari lima puskesmas yakni puskesmas Rajeg, Mauk, Sukamulya, Legok dan Cikuya.

Dari informasi yang diperoleh BantenHits.com, 28 tenaga kesehatan yang dinyatakan positif COVID-19 itu sebelumnya sudah dua kali disuntik vaksin.

“Iya, mereka yang positif merupakan para nakes yang sudah divaksin,” Kata Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi kepada BantenHits.com, Minggu 20 Juni 2021.

BACA :  Proses Pembuatan SIPI di DPMPTSP Banten Lambat, Nasib Nelayan di Kabupaten Pandeglang Terkatung-katung

Akan tetapi, dr. Hendra menjelaskan, sifat perlindungan vaksin memang tidak ada yang 100 persen. Bahkan, efektifitas vaksin terhadap kekebalan tubuh hanya sekitar 63 persen.

Sehingga, mereka yang sudah divaksin masih ada kemungkinan untuk tertular COVID-19.

“Memang efektifitas vaksin 63℅. Jadi sisanya masih bisa kena walau nggak parah gejalanya,” Terangnya

Oleh sebab itu ia mengimbau kepada masyarakat yang sudah menerima vaksin untuk tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Tapi neskipun masih bisa tertular mereka yang sudah divaksin memiliki risiko gejala yang lebih rendah dibandingkan dengan yang belum divaksin,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di puskesmas Kabupaten Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG).

BACA :  Tatu: Jangan Sampai Bikin Program Gemar Makan Ikan Tapi Ikannya Gak Ada

28 pegawai puskesmas yang dinyatakan positif COVID-19 itu kini sedang menjalani isolasi di Hotel Singgah Yasmin. Namun beberapa memilih isolasi mandiri di rumahnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler