Connect with us

Berita Terbaru

Proyek Sistem Penyediaan Air Minum Tanjung Lesung Mulai Digarap, Telan Dana Rp 180 Miliar

Published

on

 

Site Plan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tanjung Lesung.

Pandeglang – Proyek pembangunan instalasi pengolahan air bersih Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, menelan anggaran sebesar Rp 180 miliar.

Proyek sarana air bersih ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang di peruntukan bagi 10 ribu konsumen di empat kecamatan, yakni Kecamatan Panimbang, Sukaresmi, Sobang dan Angsana.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com proyek penyediaan air bersih skala besar tersebut dikerjakan oleh dua kontraktor, diantaranya PT Spakat Makmur yang menangani jaringan distribusi utama dan PT Lingkar Bakti yang mengerjakan penampung air dengan target waktu pekerjaan selama 1,5 tahun.

BACA :  Dua Perampok Berpistol Gasak Jutaan Uang di Indomaret

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang, Ujang Sumawinata mengungkapkan, bahwa di wilayah Pandeglang selatan saat ini mulai digarap pembangunan instalasi pengolahan air SPAM Tanjung Lesung.

“Sekarang prosesnya tengah berjalan. Lama pekerjaan selama 455 hari kalender atau sekitar 1,5 tahun kedepan,” ungkap Dirut PDAM Tirta Berkah Pandeglang kepada BantenHits.com Minggu 5 September 2021.

Dikatakannya, pembangunan instalasi air bersih SPAM Tanjung Lesung tersebut, meliputi empat kecamatan di Pandeglang. Mulai dari Sukaresmi, Angsana, Panimbang dan Kecamatan Sobang. Adapun sumber air yang bakal digunakan itu adalah dari sungai Ciliman.

“Nanti peruntukannya itu bagi 10 ribu pelanggan air bersih. Mudah – mudahan proses pembangunannya berjalan lancar,” katanya.

BACA :  Emak-emak di Cisoka Penasaran Lihat Plastik Hitam Besar Tergeletak Pinggir Jalan; Saat Dibuka, Innalilahi

Saat ditanya, bagaimana keterlibatan pihak PDAM Tirta Berkah Pandeglang dalam proyek tersebut. Ujang mengaku, kalau pihak PDAM Pandeglang sifatnya hanya sebagai penerima manfaat saja. Tapi kalau urusan pembangunan itu semua kewenangan pemerintah pusat.

“Kita hanya selaku penerima manfaat saja. Adapaun terkait pembangunan hingga pengawasannya itu diatur oleh pemerintah pusat. Karena programnya adalah dari pusat,” ujarnya.

Sementara, Bagian hubungan pelanggan PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Hendi Kusmawan mengatakan, saat ini proses pembangunan tersebut sudah berjalan. Informasi yang diterimanya baru – baru ini, untuk memulai pekerjaan tinggal menunggu bahan matrial bangunan.

“Prosesnya sudah berjalan, seperti penggarapan lahan dan alinnya. Kalau informasi yang kami terima sekarang tinggal nunggu bahan matrial bangunannya,” tandasnya.

BACA :  19 Dugaan Pelanggaran Pemilu Tim Tatu-Pandji Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Serang oleh Tim ASIK

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler