Connect with us

Uncategorized

Empat Nelayan Disapu Gelombang Tinggi di Pulau Liwungan, Pencarian Baru Tuntas Setelah Tiga Hari

Published

on

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi nelayan korban kapal tenggelam yang disapu gelombang tinggi di Pulau Liwungan, Kabupaten Pandeglang. (BantenHits.com/ Samsul Fatoni)

Pandeglang – Kecelakaan laut menimpa empat nelayan di Perairan Pulau Liwungan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa, 7 Desember 2021.

Kecelakaan terjadi setelah perahu pencari ikan yang ditumpangi empat nelayan ini disapu ombak tinggi hingga tenggelam. Dalam peristiwa ini dua nelayan selamat, dua lainnya meninggal dunia.

Wartawan BantenHits.com Samsul Fatoni melaporkan, satu korban terakhir berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Kamis, 9 Desember 2021 dalam keadaan meninggal.

Nelayan korban kecelakaan laut yang terakhir ditemukan bernama Kanta (35). Dia ditemukan tim SAR di perairan Laut Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Tiga korban lainnya ditemukan tak lama setelah kejadian pada Selasa, 7 Desember 2021 yakni Tarban (60), Sakrodi (40) dan Surif (35). Sarkodi dan Surif ditemukan selamat, sementara Tarban meninggal dunia.

BACA :  Jelang Asian Games, Imigrasi Bandara Soetta Gelar Deklarasi Janji Kinerja 2018

Diketahui sebelumnya, peristiwa kecelakaan laut yang menimpa kapal nelayan asal Labuan, terjadi di perairan laut Pulau Liwungan.

Dalam kapal tersebut, terdapat sebanyak 4 orang nelayan yang hendak mencari ikan. Namun tepat di perairan laut Pulau Liwungan, kapal nelayan itu disapu ombak hingga terbalik.

Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto mengungkapkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melalui Unit Siaga SAR Pandeglang melaksanakan Operasi SAR terhadap Crew Kapal PIPI JAYA yang tenggelam di Perairan Pulau Liwungan, Pandeglang.

Dalam pencarian di hari ketiga ini kata dia TIM SAR Gabungan dengan menggunakan Rubber Boat BASARNAS, Kapal Patroli Polairud Pandeglang dan Kapal Nelayan telah membuahkan hasil.

BACA :  Kejari Pandeglang Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana Umum

“Setelah tiga hari dilakukan pencarian, alhamdulillah nelayan korban kapal tenggelam berhasil ditemukan pada pukul 09.25 WIB di perairan laut pantai Citeureup,” ungkapnya.

Dikatakannya, setelah korban ditemukan tim langsung melakukan evakuasi terhadap korban tersebut. Sekitar pukul 10:30 tadi, korban sudah tiba di rumah duka.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang,” katanya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler