Connect with us

Berita Terbaru

Capaian Vaksinasi di Pandeglang Baru 48,8 Persen, Dinkes Pandeglang Minta Seluruh Desa Lakukan Ini

Published

on

Sekretaris Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati saat memberikan keterangan pers terkait capaian vaksinasi di Pandeglang. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Capaian vaksinasi di Kabupaten Pandeglang, Banten, masih rendah. Sampai hari ini capaian vaksinasi baru mencapai 48,8 persen.

Hal ini terungkap dalam rapat yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan seluruh kepala Puskesmas di aula Dinkes Pandeglang pada Selasa 14 Desember 2021.

“Harus kita kumpulkan kepala Puskesmas untuk menyatukan persepsi, bahwa capaian kita masih rendah,” kata Sekretaris Dinkes Pandeglang, Eniyati.

Eni meminta Puskesmas dapat bekerjasama dengan masing-masing desa untuk melaksanakan vaksinasi ke rumah-rumah warga dengan target sasaran sehari 85 orang divaksin dosis pertama dan kedua.

BACA :  Balita Penderita Bibir Sumbing dan Hidrosefalus di Lebak Butuh Uluran Tangan

“Jadi semua desa wajib melaksanakan vaksinasi turun ke masyaraktat. Sehari per desa 85 orang, terhitung mulai besok. Jika semua bisa dilaksanakan maka diakhir Desember bisa mencapai 70 persen,” jelasnya.

Eni menyebut, alasan capaian vaksinasi di Kabupaten Pandeglang masih rendah karena kultur masyarakat Pandeglang. Bahkan, ada masyarakat yang berpikiran tidak perlu divaksin karena tidak akan bepergian kemana-mana.

“Memang pemahaman masyarakat masih kurang, jadi vaksinasi belum menjadi kebutuhan di kita. Tapi kalau di kota, mereka berlomba-lomba mencari vaksinasi,” ujarnya.

“Makanya harus petugas yang turun ke desa. Dan pergerakan sasaran belum optimal, jadi harapnya pergerakan itu harus dibantu oleh leading sektor yang lain,” pungkasnya.

BACA :  Tahun Ini, DED Pembangunan Asrama Haji Dibuat

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler