Connect with us

METROPOLITAN

Tahun Ini, Gedung BNNK Tangsel Akan Berdiri

Published

on

Banten Hits – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangerang Selatan (Tangsel), akan memiliki kantor di Kota Tangsel. Kantor tersebut, akan menjadi yang pertama di wilayah Tangerang.

Pemkot Tangsel, pada tahun ini akan meminjam pakaikan lahan miliknya seluas 1500 meter persegi yang berlokasi di komplek Pemerintahan, di Kecamatan Setu, persisnya di depan kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Namun, soal anggaran pembangunan gedung tersebut akan didanai oleh Pemerintah Pusat.

Kepala BNNK Tangsel AKBP Heri Istu Hariono mengatakan, secara aturan awal saat pengajuan pendirian BNN Kota ada perjanjian awal, yakni Pemerintah Daerah wajib menyediakan lahan untuk membangun gedung BNN Kota. Jika sejak awal tidak menyertakan lahan yang akan dibangun, maka BNN pusat tidak akan menyetujuinya.

BACA :  Belasan Ribu Buku Disediakan Perpustakaan Saidja Adinda

“Langkah ini bagian dari tindak lanjut keberadaan BNN di Kota Tangsel. Sebab dalam perjanjian awal Pemkot Tangsel harus menyertakan lahan kosong untuk pembangunan, dan beberapa hari lalu sudah dalam tahap tinjauan,” ungkapnya, Senin (11/1/2016).

Kata Heri, di atas tanah seluas 1500 meter tersebut nantinya akan berdiri bangunan setinggi dua lantai, lahan parkir dan fasilitas lainnya. Paling utama, akan disediakan ruang klinik untuk pemeriksaan yang juga dilengkapi dengan sel tahanan.

“Minimal menampung 10 orang dengan perhitungan kasus ringan, dengan masa tahanan selama 80 hari.  Adapun kasus besar bisa sampai 4 bulan lamanya,” ujar Heri.

Sementara, kinik akan diperuntukan bagi pemeriksaan yang diindikasikan positif Narkoba, juga untuk konsultasi bagi korban ruangan sel. Sedangkan, untuk rawat inap yang sangat parah atau masuk pada tahap rehabilitasi, akan dibawa ke Lido.

BACA :  Aparat Tindak Tegas Proyek Kolam Renang di Cikulur Lebak; Rusak Jalan dan Tak Punya IMB

Menurutnya, Tangsel merupakan daerah yang dianggap rawan terhadap peredaran Narkoba. Hal ini berdasarkan kajian dari karakterikstik. Misalnya, beberapa tahun silam pernah ditemukan ganja hingga lebih dari 1 kuintal, home industri Narkoba seperti yang pernah beredar di daerah BSD. Belum lagi, Tangsel salah satu daerah yang berdekatan dengan kawasan Bandara Internasional, serta adanya perumahan ekspatriat yang mayoritas menyebar di seluruh Kecamatan.

“Dari kondisi itu, dapat disimpulkan Tangsel cukup rawan. Kita perhatikan, banyak hunian ekslusif yang tidak bisa dimasuki. Memang kedatangan mereka selain membawa hal positif juga mendatangkan hal negatif, apalagi mereka yang diketahui kulit hitam. Ini sudah menjadi rahasia umum makanya perlu diwaspadai,” paparnya.(Nda)

BACA :  Puluhan Polisi Bersenjata Diturunkan Amankan Pra-Rekonstruksi Wanita Hamil



Terpopuler