Connect with us

METROPOLITAN

Anggota DPR RI Minta Masyarakat Tangerang Harus Bijak Gunakan Internet

Published

on

Tangerang – Anggota Komisi IX DPR RI, Siti Masrifah mengatakan masyarakat Kabupaten Tangerang harus sadar dan tahu konsekuensi mengenai apa yang disampaikan lewat internet atau media sosial dan dampak yang diakibatkannya.

Karena menurutnya, kemudahan dan kebebasan mengakses informasi dijaman digital ini harus dibarengi dengan kesadaran serta tanggungjawab.

“Jumlah remaja di Kabupaten Tangerang sekitar 900 ribu jiwa, saya yakin mereka rata-rata familiar dengan internet dan media sosial, jadi saya harap mereka juga harus bijak dalam menggunakannya,” ujarnya usai menjadi narasumber Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif 2017 yang dihelat Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (28/11/2017).

BACA :  Kantor Kelurahan Masih Disegel

Dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 sebagai perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, masyarakat diharapkan bisa lebih bijak dalam bersosial media dengan tidak menyebarkan konten-konten menghujat, ujaran kebencian, atau berita bohong.

“Setiap orang tua harus peka dengan perkembangan dunia digital, anak-anak dan remaja harus diberikan pendidikan berinternet dan media sosial secara aman dan sehat sejak dini,” tutur politisi Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini.

Ia menekankan hal itu, karena menurutnya tidak bisa dipungkiri setiap remaja di Indonesia terutama remaja di Tangerang sudah akrab dengan dunia maya. Fenomena ini didorong pula oleh banjir produk telepon seluler pintar (smartpohone), sehingga setiap remaja dipastikan memiliki akun media sosial seperti Facebook dan Instagram.

BACA :  Polisi Ini Rela 'Melototin' Parkiran Rumah Sakit Dua Hari Dua Malam demi Ungkap Kejahatan yang Menimpa Mahasiswa

“Beragam konten di internet mudah diakses, termasuk konten kekerasan dan pornografi. Ini yang harus diwaspadai para orang tua, agar anak tidak terpapar pengaruh negatif internet,” terangnya.

Dengan demikian, ia berharap selain memberikan keteladanan, setiap orang tua juga tetap bisa mengarahkan anak-anaknya untuk menggunakan internet dan media sosial secara bijak.(Zie)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler