Connect with us

WISATA

Satlantas Polres Cilegon Pastikan Jalur Wisata Anyer Siap Dilalui Wisatawan

Published

on

ILUSTRASI REKAYASA LALU LINTAS DAN CONTRA FLOW DI JALAN CIATER RAYA (METROTVNEWS.COM)

Ilustrasi pengamanan jalur wisata pantai di Banten. FOTO: Satlantas Polres Tangsel memberlakukan contra flow di Jalan Raya Ciater selama tiga minggu menyusul kemacetan yang ditimbulkan dari pproyek pelebaran crossing saluran di Tandon Nusa Loka. (FOTO Ilustrasi: metrotvnews.com)

Cilegon – Jelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2019, jalur kendaraan menuju tempat wisata Anyer baik di Jalan Raya Cilegon-Anyer dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon dipastikan layak dilalui kendaraan.

“Kondisi Jalan Raya Cilegon-Anyer dan JLS lumayan bagus. Alhamdulillah jembatan-jembatan sudah rapi, sudah diperbaiki semua. 90 persen sudah layak untuk dilalui kendaraan wisatawan yang ingin berwisata ke Anyer,” kata Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Iwan Nurfrianto, Jumat, 14 Desember 2018.

BACA :  Siapkan Kawasan Ekonomi Khusus, Pemprov Gorontalo Belajar ke Banten

Meskipun kondisi jalan sudah layak dan dapat dilalui, Satlantas Polres Cilegon mengimbau kepada pengguna jalan yang hendak menuju pantai Anyer maupun sebaliknya agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka atau pick up. Pasalnya kendaraan tersebut tidak memiliki unsur keselamatan dan tidak dipergunakan untuk mengangkut manusia

“Kita tidak bosan-bosan mengimbau agar masyarakat yang ingin berlibur mentaati aturan dan tidak menggunakan mobil losbak, ditambah dengan kapasitasnya yang melebihi sampai bejubel, itu sangat rawan sekali terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.

Kasat menambahkan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru 2019, pihaknya akan memasang spanduk bertuliskan larangan menggunakan mobil losbak di tempat-tempat yang bisa terbaca.

BACA :  Iti Jayabaya Pamer Destinasi Wisata Dihadapan Peserta Baduy Travel Mart

“Akan kita pasang spanduk di tempat-tempat yang bisa terbaca, kemudian pendekatan persuasif juga akan kita lakukan. Tapi kalau masih tetap dilakukan (menggunakan mobil losbak) baru akan kita lakukan penindakan,” tandasnya. (Rus)



Terpopuler