Connect with us

METROPOLITAN

Sehari Setelah Penyidiknya Di-OTT, Semua Perwira di Polsek Pasar Kemis “Menghilang”

Published

on

Polsek Pasar Kemis

Suasana di Polsek Pasar Kemis tampak sepi sehari setelah Penyidiknya terjaring OTT. (BantenHits.com)

Tangerang – Penyidik Polsek Pasar Kemis Brigadir AY terjaring OTT Subbidpaminal Bidpropam Polda Banten, Kamis malam, 15 Februari 2019 sekitar pukul sekitar pukul 22.40 WIB.

Sehari setelah OTT tersebut, suasana di Mapolsek Pasar Kemis terlihat sepi. Pantauan BantenHits.com, Sabtu, 16 Februari 2019, meski pelayanan tetap berjalan, hanya terlihat beberapa petugas di Mapolsek.

Saat BantenHits.com bertanya soal keberadaan Kapolsek dan Kanit Reskrim, seorang petugas di bagian pelayanan bernama Torang Sianipar mengaku tak tahu keberadaan Kapolsek. Dia hanya tahu kapolsek tengah keluar kantor. Sementara, Kanit Reskrim menurutnya tengah berada di Polda Banten.

BACA :  Mengerikan! Wanita Cantik di Serang Terkapar dengan Pisau Dapur Tertancap di Punggung, Suami Hilang Akal?

“Kapolsek sedang keluar dan kanit Reskrim sedang ke Polda Banten tadi sekitar jam 10-an”, jelas Torang Sianipar.

Selain kapolsek dan kanit reskrim, Wakapolsek Pasar Kemis juga tak terlihat berada di Mapolsek. Yang terlihat praktis hanya petugas berpangkat brigadir di bagian pelayanan. Sementara perwira pengawas tak terlihat ada di lokasi.

Dalam OTT yang dilakukan di ruang Tim 2 Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis, tempat AY bertugas, petugas mengamankan barang bukti Rp 40 juta tersimpan dalam kardus di bawah meja AY.

BACA JUGA: Penyidik Polsek Pasar Kemis Dilaporkan Terjaring OTT, BB Rp 40 Juta Disimpan di Bawah Meja

AY terancam dipecat jika terbukti melakukan pelanggaran. Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan di Mapolda Banten untuk dilakukan proses penyelidikan.

BACA :  Iklan Rokok Hambat Pandeglang Wujudkan Kabupaten Layak Anak

BACA JUGA: Penyidik Polsek Pasar Kemis yang Terjaring OTT Terancam Dipecat

“Akan dilakukan sanksi penindakan bahkan sampai dengan pemecatan melalui sidang kode etik profesi,” terang Kabidpropam Polda Banten AKBP Yulius Yulianto saat ditemui di kantornya, Jumat, 15 Februari 2019.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler