Connect with us

Pemilu

H+7 Rekapitulasi Suara Belum Juga Rampung, Bupati Irna: Harusnya Pileg Dipisah

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita ketila memantau proses rekapitulasi suara di kecamatan Cadasari. (Engkos Kosasih/BantenHits).

Pandeglang – Perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tingkat Kecamatan di Kabupaten Pandeglang hampir rampung, namun ada beberapa Kecamatan hingga tujuh hari pasca pemilihan masih melakukan rekapitulasi seperti Cadasari, dan Majasari.

Menurut Bupati Pandeglang, Irna Narulita menilai, lamanya rekapitulasi suara ditingkat kecamatan disebabkan beban pekerjaan yang cukup tinggi baik ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Harusnya tadi malam selesai semua karena beban mereka yang cukup tinggi jadi hingga saat ini masih rekapitulasi. Kami terus suport kepada para petugas, mudah – mudahan siang ini rekapitulasi tingkat kecamatan selesai,”kata Irna saat memantau rekapitulasi suara di Kecamatan Cadasari, Rabu, 24 April 2019.

Mengambil hikmah dari pengalaman pahit yang menimpa kepada para petugas KPPS se-Indonesia, Irna berharap, pemilu tahun 2019 harus menjadi evalusi, karena dengan pemilu serentak ini baban para petugas KPPS dan PPK cukup berat.

“Saya harap ini jadi pelajaran untuk dibahas kembali, untuk pemilu lima tahun yang akan datang, karena dengan cara ini sangat miris dan memprihatinkan  banyak memakan korban,”ujarnya.

Sementara jika Pilres, Pilgub dan Pilkada mungkin saja dilakukan serentak lantaran jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Jika Pileg, kami rasa harus terpisah, sehingga tidak makan waktu yang cukup banyak dalam melakukan rekapitulasi suara ditingkat Kecamatan,”tutupnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending