Connect with us

BERITA KANDIDAT

Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Bupati Kab. Serang, Wahyu Papat Ingin PDI Perjuangan dan PKB Mesra

Published

on

Wahyu Papat Juni Romadonia saat menyerahkan berkas pendaftaran balon Bupati Kabupaten Serang ke PDI Perjuangan. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Serang, Wahyu Papat Juni Romadonia mengembalikan formulir penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Serang, Rabu, 18 Juni 2019. Berkas tersebut diserahkan ke Partai PDI Perjuangan.

Wahyu Papat Juni Romadonia menilai bahwa partai PDIP dan PKB di pimpinan pusat adalah partai yang memiliki visi dan misi yang sejalan yaitu melayani dan demokratis.

“Mudah-mudahan ini juga bisa dilakukan di daerah, sama seperti pusat ya bekerja sama. Sambil menunggu DPP dari pusat. Selama ini di DPP harus kader partai. Di PDI mendaftar sebagai A1. Sampai saat ini pun saya tetap mempertahan kan daftar A1. Tetapi saya tidak ngotot juga. Kondisional lah,” kata Wahyu kepada awak media, Rabu 18 September 2019.

Meski keinginan dirinya kuat untuk maju di Pilkada Kabupaten Serang. Sejauh ini ia belum melakukan komunikasi dengan partai lainya.

“Tapi ada juga partai yang telpon saya, tetap ya kewenangan ada di DPC PKB kabupaten. Semua saya serahkan dan saya ikut jalur saya serahkan ke DPC PKB kabupaten,”tegasnya.

Saat ditanya awak media mengenai kemungkinan dirinya akan merapat dan komunikasi dengan partai Gerindra kabupaten serang.

“Saya komunikasi dengan Kota dan sudah di kasih jalan dengan Gerindra kabupaten, berharap ada pertemuan juga karna ini masih jauh tidak terburu-buru ya,”katanya.

Borong Partai Mencoreng Demokrasi

Melihat pada pilkada serentak 2018, empat Daerah seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak diikuti oleh calon tunggal atau lawan kotak kosong.

Borong partai dari calon pertahana yang biasanya dilakukan, hal ini berdampak dengan adanya kotak kosong. Wahyu Papat menilai borong partai seperti mencoreng demokrasi.

“Partai politik bukan bahan dagangan kata-katanya kurang baik seperti mencoreng demokrasi.Uang mereka tidak berseri ya mungkin, kalau uang saya berseri saya tidak bisa borong partai yang penting cukup buat saya maju,” tutupnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending