Connect with us

METROPOLITAN

Gagal di Curi Kawanan Perampok, Mobil Toyota Avanza Dibiarkan Terparkir Tanpa Pemilik di Dermaga II Pelabuhan Merak

Published

on

Kapolsek Merak ( Merah ) Saat Menunjukan Kendaraan Curian Yang Berhasil Diamankan Petugas Kepolisian. (Istimewa).

Cilegon- Satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza ditemukan terparkir tanpa pemilik di dermaga II Pelabuhan Merak, Kamis, 19 September 2019. Padahal semulanya kendaraan berwarna hitam itu terparkir di lingkungan Kebon Pisang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Usut punya usut, kendaraan yang diketahui milik Agung Saryanto warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang itu diduga telah dibawa kabur oleh kawanan pencuri.

Saat itu, Agus yang baru saja memarkirkan kendaraannya sekira pukul 09.00 WIB merasa terkejut setelah mengetahui kendaraannya hilang. Sontak saja, ia langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pulomerak.

Usai mendapat laporan petugas dari Reskrim Polsek secara cepat menyebar untuk mencari kendaraan korban beriikut dengan pelaku pencurian.

“Mobil di parkir deket pertamina begitu pulang si pemiliknya ternyata mobil tidak ada, laporan ke Polsek, begtu dicek langsung ke parkiran asdp ternyata mobil ada di dermaga II Pelabuhan Merak,” ujar Kapolsek Pulomerak, Kompol Supandriyatna, Jumat, 20 September 2019.

Meskipun petugas kepolisian telah melakukan pengintaian sejak laporan kehilangan diterima, Ia mengaku tidak menemukan adanya gerak gerik yang mencurigakan dari pelaku. Diduga kuat bahwa pelaku sudah mengetahui bahwa dirinya sedang dalam pengejaran. 

“Tadinya kalau ada yang mendekat aja ke mobil langsung kita tangkap. Ternyata sampai Jumat pagi nggak ada yang datang, tetapi dari Resmob Polda datang membantu ternyata pelakunya nggak ada,”ungkapnya.

Tak putus asa, Suprandiyatna menambahkan untuk mencari pelaku pencurian Polisi langsung bergerak mengecek cctv yang berada di Pelabuhan Merak. Namun sayangnya cctv milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut diketahui rusak hingga polisi kesulitan mendapatkan ciri-ciri pelaku.

“Yang kita sayangkan itu, cctv-nya rusak. Kalau ada kan kita bisa mudah menemukan ciri-ciri pelaku,” tandasnya. 

Editor: Fariz Abdullah

Trending