Connect with us

METROPOLITAN

Tak Ingin Bantuan Pemerintah Salah Sasaran, Kelurahan Muara Ciujung Barat Lebak Verifikasi Data Fakir Miskin di BDT

Published

on

Ramsiah, keluarga miskin di Cibitung Pandeglang

FOTO Ilustrasi warga miskin di Kab. Pandeglang. (Dok.BantenHits).

Lebak- Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung melakukan verifikasi data fakir miskin yang berada dalam Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2019. Tujuannya agar bantuan sosial ataupun pemerintah yang ditujukan untuk warga kurang mampu bisa tepat sasaran.

Lurah Muara Ciujung Barat Trisna Padma menjelaskan BDT merupakan sistem data elektronik yang berisi nama, alamat, NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan keterangan dasar sosial ekonomi rumah tangga dan individu dari sekitar 25 juta rumah tangga di Indonesia yang diperoleh dari hasil PPLS 2011 telah menjadi acuan utama penetapan sasaran program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan dalam skala nasional maupun daerah.

BACA :  HUT Andika Resto & Motor, Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis

“Jumlah warga Kelurahan MC Barat yang masuk BDT sebanyak 806 orang. Saat ini sedang dilakukan verifikasi data BDT,”kata Trisna, Senin, 25 November 2019.

Menurut Trisna,  BDT digunakan untuk memperbaiki kualitas penetapan sasaran program-program perlindungan sosial. Basis Data Terpadu membantu perencanaan program, memperbaiki penggunaan anggaran dan sumber daya program perlindungan sosial. 

“Dengan menggunakan data dari Basis Data Terpadu, jumlah dan sasaran penerima manfaat program dapat dianalisis sejak awal perencanaan program. Hal ini tentunya sangat membantu mengurangi kesalahan dalam penetapan sasaran program perlindungan sosial,”tuturnya.

Sementara itu Operator Pemutakhiran data BDT Kelurahan MC Barat Rani Suryani menambahkan, verifikasi data BDT dilakukan di 12 RW dan 46 RT.

BACA :  Nama Cagub Banten Ini Ikut Disebut Terima Uang Korupsi e-KTP

“Untuk melakukan verifikasi kita meminta bantuan kader. Pada saat ini baru masuk data dari dua RW, sisanya 10 RW dalam proses,”katanya.

Rani mengatakan, setelah dilakukan verifikasi, selanjutnya akan dilakukan validasi data tersebut. Nantinya semya warga yang masuk kategori miskin dapat terdata dalam BDT.

“Tidak semua warga yang saat ini masuk BDT masuj dalam kategori miskin karena ada yang mampu dan meninggal. Untuk yang mampu dan meninggal maka akan di coret sedangkan yang tidak mampu apalagi tidak masuk BDT maka akan diusulkan sebagai penerima bantuan,”katanya.

Rini menuturkan, data hasil verifikasi dan validasi nantinya akan digunakan sebagai rujukan untuk pemberian bantuan dari pemerintah. Khususnya Bantuan Nontunai dan non-PKH atau Program Keluarga Harapan.

BACA :  Pasang Spanduk Bertuliskan 'Terima kasih Presiden RI Joko Widodo', Cara PWS Sambut Kedatangan Siti Aisyah

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler