Connect with us

METROPOLITAN

Irjen Pol. Listyo Sigit Prabowo Jabat Kabareskrim, Dulu saat Lepas Jabatan Kapolda Banten Pernah Singgung soal Situasi ‘Panas’

Published

on

Kapolda Banten

Listyo Sigit Prabowo saat menjabat Kapolda Banten dan berpangkat Brigjen Pol. (Dok. BantenHits.com) 

Jakarta – Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo akhirnya menjabat Kabareskrim Polri menggantikan Jenderal Idham Azis yang kini menjadi Kapolri.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019. Telegram ini ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Eko Indra.

“Benar, mutasi merupakan hal biasa dalam tubuh polri,” ujar As SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri seperti dilansir kumparan.com, Jumat, 7 Agustus 2019.

Irjen Pol. Listyo Sigit Prabowo pernah menjabat Kapolda Banten selama 22 bulan. Pada Agustus 2018, jabatan Kapolda Banten diserahterimakan Listyo Sigit yang saat itu berpangkat Brigjen Pol. kepada penggantinya Brigjen Pol. Teddy Minahasa Putra.

BACA :  Terpidana Mati Kasus Kepemilikan Heroin Michael Titus Igweh kembali Ajukan PK

Selepas menjabat Kapolda Banten, Listyo yang pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo ini, kemudian menduduki jabatan Kadiv Propam Mabes Polri.

BACA JUGA: Tinggalkan Banten, Brigjen Sigit Prabowo: Pertama Masuk Saya di Situasi yang Panas

Saat sambutan di acara serah terima jabatan Kapolda Banten di Hotel Ratu Horison, Kota Serang, Jumat malam, 24 Agustus 2018, Listyo Sigit menyinggung soal situasi panas yang dihadapinya ketika masuk ke Banten.

Ia mengatakan, tantangan besar yang dihadapi saat baru pertama kali menginjakkan kaki di Mapolda Banten adalah terkait kondusivitas wilayah Banten yang sedang menghadapi perhelatan Pilgub.

“Pertama saya masuk disodorkan dengan situasi yang sangat panas. Karena saat itu Banten sedang mencari calon gubernur, sama halnya dengan Jakarta,” ujar Sigit.

BACA :  WH Sebut Pandeglang dan Lebak Belum Bebas Malaria

Sementara itu, Brigjen Teddy mengatakan siap, memberikan warna baru di Polda Banten. Teddy pernah menjadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Itu sudah ada roadmapnya, kita tinggal menjalankan. Pergantian kapolda itu tidak berpengaruh terhadap program atau kebijakan yang baru. Kita tinggal melanjutkan,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler